2 Comment
BLK Kajen Tunda Pemberian Bantuan Alat Kerja
gambar adalah ilustrasi
Kabupaten Pekalongan
Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pekalongan, Edi Apriyanto menunda sementara pemberian bantuan toolkit bagi sejumlah peserta pelatihan rias pengantin karena terkendala aturan yang belum jelas.

Menurut Edi, pihaknya memilih bersikap hati-hati dalam menyalurkan bantuan toolkit rias pengantin tersebut.
"Sebagai bawahan saya hanya menjalankan perintah, jadi untuk sementara waktu penyaluran dipending dulu sambil menunggu aturan yang jelas," terang Edi saat ditemui di lobi ruang kerjanya, Sabtu (3/10/15).
Dijelaskan Edi, sekarang ada aturan yang mengharuskan penerima hibah dan bansos harus berbadan hukum dan ada aturan lainnya.
"Takutnya ada efek hukum. Dari bagian hukum sendiri belum memberikan jawaban pasti karena masih dikaji sedang Inspektorat malah tidak memperbolehkan," ungkapnya.
Dipaparkan Edi, kendati pengadaan toolkit lewat lelang umum akan tetapi penyalurannya tidak disertai juklis akibatnya barang terancam hanya tersimpan di gudang.
"Pengadaan barang lewat lelang umum dengan total nilai sekitar Rp 200 juta lebih dan unit alat yang diberikan kepada 272 penerima dalam bentuk alat yang senilai masing-masing Rp 700 ribu," rincinya.
Ditambahkan Edi, peserta gelombang pertama penyaluran bantuan sudah diberikan sebelum aturan tersebut ada, sedangkan peserta gelombang ke dua sudah ada aturan atau sudah terkena aturan yang baru.

Post a Comment Blogger

 
Top