0 Comment
Takmir Masjid Al-Ikhlas Ajak Paslon Pikirkan Anak Yatim
Pj Walikota beri santunan kepada anak yatim dalam acara '1000 sate bersama anak yatim', Minggu (27/9/15) siang tadi di Masjid Al-Ikhlas, Kota Pekalongan
Kota Pekalongan
Sebanyak seratus anak yatim dan yatim piatu dari berbagai panti asuhan dan non panti asuhan mengikuti kegiatan '1000 sate bersama anak yatim' yang diselenggarakan Takmir Masjid Al-Ikhlas, di Kawasan Budaya Jatayu Kota Pekalongan.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka perayaan Hari Raya Qurban atau Hari Raya Idul Adha yang di pusatkan di Aula Masjid setempat.

Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, H Timur Teguh Santoso mengatakan, kegiatan bersama anak yatim dan yatim piatu sudah menjadi agenda rutin yang selalu diselenggarakan tiap tahun.
"Kita mengundang empat Panti Asuhan dan empat non panti yang mewakili semua wilayah Kota Pekalongan dengan jumlah anak yatim yang kita undang sebanyak 100 anak tapi yang hadir 93 anak," terang H Timur Teguh Santoso, Minggu (27/9/15) siang tadi.
Di acara ini mereka bisa makan sate sekenyang mungkin karena kami ingin membahagiakan mereka, lanjutnya, yang belum tentu kete mu setahun sekali.
"Kita perlu pikirkan serius karena alqur'an sendiri dengan tegas menyatakan, kita dianggap mendustakan agama kalau tidak ngurusin anak yatim," tuturnya.
Kita juga tidak berhenti sampai disini, sambungnya, kami memoni tor anak yatim dan yatim piatu terutama yang non panti.
"Karena non panti inilah yang mempunyai permasalahan spesifik. Kalau anak yatim yang sudah tertampung dipanti biasanya permasalahanya sudah selesai akan tetapi yang non panti inilah perlu pemikiran serius," ungkapnya.
Makanya saya sengaja mengundang ketiga pasangan calon, Pj Walikota dan mantan Walikota untuk sama-sama mengatasi persoalan ini
"Selain itu juga untuk kesejukan suasana Kota Pekalongan menjelang Pemilukada. Daripada datang sendiri-sendiri lebih baik kami undang karena posisi kami netral," ucapnya berhati-hati.
Sementara itu Pj Walikota Pekalongan Prijo Anggoro BR mengaku mendukung kegiatan tersebut.
"Ini harus direspon oleh Pemerintah. Harus merespon positif kegiatan seperti ini," Katanya berulang-ulang.
Masjid ini tempat transit stake holder, Masjid ini oleh takmir diberdayakan, mereka mengundang saya. 
"Bagus kena sasaran karena sebutulnya kekuatan Pemerintah adalah masyarakat," pujinya.
Kegiatan sosial 1000 sate bersama anak yatim dihadiri oleh Pj Walikota, pasangan calon nomer urut 2, Dwi Heri-Tulis, Calon Walikota Hakam Naja, beberapa SKPD, ulama tokoh masyarakat, Takmir Masjid Al-ikhlas, anak-anak yatim dan masyarakat.

Post a Comment Blogger

 
Top