0 Comment

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Supadi SH, MHum
Keterpurukan ketahanan pangan dunia pada tahun 2005, dan meningkatnya harga bahan pangan di Indonesia menjadi bagian dari latar belakang tumbuhnya pemikiran solutif. Pemikiran yang berupaya memburu wacana penyelesaian masalah akan lingkungan dan gaya hidup manusia. Budaya modernisasi penggunaan bahan kimia pada sektor pertanian, dan pola aktivitas penduduk dalam menyelenggarakan konsumsi yang cenderung menjauhi pemeliharaan kesehatan jasmani. Pemakaian pestisida, insektisida, dan fungisida membentuk rantai akhir makanan yang tidak higienis. Tidak jauh berbeda dengan konsumsi makanan cepat saji dan kecenderungan meninggalkan kebiasaan berolah raga, yang pada akhirnya menciptakan berbagai macam penyakit.


Kondisi tersebut menggugah seseorang yang sangat kental patriotisme dalam aktivitas kesehariannya. Beliau seorang pemerhati lingkungan, serta merasa terpanggil untuk ikut andil dalam memberdayakan pertolongan alam sekitarnya. Meski beliau seorang perwira polisi yang masih meniti jenjang karirnya, tetap melakukan berbagai pengembangan minat. Pemberdayaan diri berada pada suatu komunitas alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) beliau manfaatkan untuk menciptakan suatu formula ampuh melepaskan kehidupan dari ketergantungan bahan kimia. Suatu kehidupan yang sejajar  dengan ikon “Go Green” atau “Kembali Ke Alam”. Dia lah Bapak AKP Supadi SH, MHum, yang sekarang menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pekalongan.

Formula tersebut dinamakan LB10, berada dalam kemasan botol bervolume 500 ml. LB10 ini merupakan kulturisasi sekumpulan sekitar 3.211 spesies bakteri secara higienis. Merupakan suatu konsentrat yang bermanfaat bagi pengembangan pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, dan lain-lain. Secara garis besarnya formula ini berfungsi menyelenggarakan ekosistem sebagaimana mestinya bagi makhluk hidup, baik manusia, unggas, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan. Lebih detailnya, formula ini bisa diandalkan dalam mengoptimalisasi manfaat udara bagi makhluk hidup, terutama sekali dalam mengikat unsur Nitrogen. Mengembalikan dan meningkatkan kesuburan. Meningkatkan metabolisme sel dan imunitasnya terhadap potensi serangan penyakit, sekaligus menetralisir racun.

Formula LB10
Sementara itu, di lapangan dengan cukup hanya mencampurkan sebanyak 1 tutup botol konsentrat LB10 dengan 5 liter air, dan dengan cara menyemprotkan/menyiramkannya pada media tanam atau pakan ternak.  Untuk tumbuhan padi, sayur-sayuran, dan buah-buahan bisa diharapkan peningkatan hasil panen dalam rentang waktu yang lebih pendek. Dikarenakan, dipastikan pertumbuhan akarnya  menjadi lebih banyak sebagai bukti nyatanya. Untuk ternak, cukup dengan penyajian jerami kering yang telah disemprot LB10 bisa diharapkan penggemukan dan beranak pinak dalam waktu relatif singkat. Penyemprotan LB10 pada kolam akan meningkatkan populasi phytoplankton dan zooplankton sebagai daur makanan alami bagi ikan. 

Manfaat bagi manusia sangat variatif ketika fungsi yang dimiliki LB10 terkonsentrasi pada pemberdayaan maksimal pencernaan, imunitas, dan netralisasi racun. LB10 sangat berdayaguna bagi pemeliharaan kulit, terutama sekali kebersihan dari jerawat, panu, kadas, dan lain-lain. Dengan melakukan terapi oles-usap sendiri berlaku pula bagi pertumbuhan rambut dari kebotakan atau rontok. LB10 ini pun aman diminum dengan dosis 1 tutup botol siang dan malam. Dikarenakan, dia bisa digunakan untuk membantu membersihkan organ-organ pernafasan bagi perokok berat. Membantu mengendalikan kestabilan gula darah bagi penderita Diabetes. Membantu therapy bagi kesembuhan pasien stroke hingga derita luka kecil akibat kecelakaan.


=Arry Anand=

Post a Comment Blogger

 
Top