0 Comment
Kota Pekalongan-
Taman Wilis Kota Pekalongan ramai oleh ratusan  siswa Paud, TK, SD, SMP dan SMA dari berbagai sekolah yang ada, mereka turut meriahkan Festival Hijau yang di gelar Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pekalongan Kamis (16/10/14).


FKH mengkampanyekan  cinta lingkungan kepada sejumlah siswa tersebut melalui berbagai kegiatan edukatif diantaranya lomba mewarnai bagi siswa PAUD dan TK, sedang siswa SD mengikuti lomba

menggambar, siswa SMP membaca puisi dan untuk SMA mengikuti lomba daur ulang sampah, kesemuanya bertemakan wawasan lingkungan

Menurut ketua FKH, Trias Wahyu, festival hijau bertujuan untuk mewujudkan Kota Pekalongan sebagai Kota yang hijau, teduh dan ramah lingkungan.

'' Kami sengaja melibatkan anak-anak terutama masyarakat untuk kita beri edukasi terkait program kami wawasan lingkungan dan mengenalkan mereka arti mencintai lingkungan agar kelak mampu menjaga Kota Pekalongan sebagai kota hijau.'' tutur Wahyu.

Sementara itu sebagian dari anggota FKH mendemonstrasikan aksi peduli lingkungan hijau dengan meman cing sampah di hadapan ratusan peserta dengan berkeliling lokasi, sampah di pancing dengan alat yang
mirip dengan sebuah alat pancing betulan, namun dengan cara di tusuk dan mengaitkan sampah ke tali pancing terus sampai sampah memenuhi panjang tali pancing.


Walikota Pekalongan, HM Basyir Ahmad yang menyempatkan diri hadir dan membuka kegiatan tersebut menyampaikan amanat, menurut Basyir hijau itu bermakna luas, hijau bukan sekedar hijau, linkungan yang bersih dan terawat termasuk hijau, mengolah dan memenejemen listrik supaya bisa hemat itu juga termasuk hijau.


'' jangan fokus hal-hal hijau saja tetapi perhatian pada lingkungan sekitar dan penelolaan sampah yang benar juga perlu mendapat perhatian serius.'' Ucap Basyir.

Lain halnya dengan Tim Pendamping Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Direktorat Jendral Pena taan Ruang, Bayu Wardana yang hadir menjadi ketua Tim yang mendampingi Kota Pekalongan dalam
melak sanakan program P2KH mengatakan  '' Kota Pekalongan termasuk yang 
mendapatkan program P2KH un tuk mendapatkan bantuan anggaran guna membangun sejumblah taman baru yang nilainya lumayan besar.'' ucap Bayu.

Lebih rinci Bayu menjelaskan, untuk masuk ikut menjadi kota yang jadi sasaran program P2KH adalah Kota tersebut harus punya komitmen terhadap Tata Ruang Terbuka Hijau dan tata kelola RTH yang mencukupi dari yang di syaratkan, harus menyediakan lahan untuk di buat Taman Kota yang benar -benar baru bukan dari hasil perbaikan yang sudah ada, jadi ada semacam perluasan ruang terbuka hijau.

'' Kota Pekalongan sudah mendapatkan bantuan untuk pengembangan taman kota Wilis di tahun 2013 dan yang sedang di kembangkan Taman Sorogenen Tahun 2014.'' Kata Bayu.

Bayu menambahkan P2KH juga akan memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan Kota hijau dan akan memberi bantuan pembentukan Komunitas Hijau di Kota yang akan di dampingi.

'' untuk Kota Pekalongan selama tiga tahun kedepan akan kami dampingi sampai selesainya program ini.'' ujar Bayu mengakhiri.


Post a Comment Blogger

 
Top