0 Comment


Kota Pekalongan-
Sejak terpilihnya Pos Pelayanan  Teknologi Tepat Guna ( posyantek ) Kota Pekalongan juara nasional tahun 2013 lalu, kini ramai menjadi rujukan kunjungan studi banding dari daerah lain, kali ini Pemprov DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Pekalongan Rabu (10/9/14) guna mempelajari kesuksesan Posyantek Mitra Pantura. 
 
Diterima Asisten II Walikota Sri wahyuni di ruang Kalijaga, Rom bongan Pemprov DKI Jakarta langsung beraudensi dengan tim Posyantek Mitra Pekalongan.
 
'' tujuan kami melakukan kunjungan kerja ke Posyantek Mitra Pantura yaitu untuk menimba ilmu dan kita ketahui bahwa Posyantek Mitra Pantura ini pada tahun 2013 menjadi yang terbaik nasional ''. terang Dr Yanuardi MPd Kabid TTG yang juga ketua tim rombongan.


Yanuardi mengatakan, dirinya membawa rombongan dari Jakarta betul-betul ingin memanfaatkan semaksimal mungkin waktu untuk menyerap ilmu yang ada, karena dirinya mengaku di wilayah kerja nya ada 44 kecamatan yang ingin meniru kehebatan Kota Pekalongan.

'' salah satu yang kita bidik dan tiru adalah keberhasilan Kota Pekalongan di bidang pendanaan, ada perbedaan Posyantek  di tempat kami (DKI-red) dengan Pekalongan terkait pendanaan yang sudah di atur oleh Perda sementara di tempat kami seperti di persulit  ''. aku Yanuardi.

Yanuardi Juga menambahkan bahwa faktor lain selain pendanaan adalah kesadaran dari masyarakat sendiri yang masih kurangnya ketertarikan untuk ikut serta mengembangkan potensi di bidang tekno logi tepat guna.
 
Rombongan Pemprov DKI juga meninjau berbagai lokasi diantaranya ke wilayah Pekalongan Utara untuk bertemu dan melihat langsung praktek Bintek dan hasil nyata Posyantek Mitra Pantura di kelu rahan Panjang Wetan.

Camat Pekalongan Utara Joko Setiawan Bsc ketika menerima kunjungan Rombongan Tim Pemprov DKI di wilayah kerjanya mengatakan ''  pencapaian predikat tersebut tak lebih karena dukungan ber bagai pihak, dari mulai birokrasinya sampai masyarakat yang turut serta dengan penuh inovasi menu angkan kreasinya.''

'' Yang kita lakukan adalah mengali potensi masyarakat yang pintar tapi tidak punya sarana. Dan kebetulan terkait pendanaan kita telah diatur oleh Peraturan Daerah  no 11 tahun 2008.'' imbuh Joko.


 Benni Ismail ketua Posyantek Mitra Pantura ketika menjawab pertanyaan salah satu rombongan mengatakan '' pemasaran dari teknologi  tepat guna (TTG) disamping kita menggunakan jejaring, 
juga menggunakan sistem pemasaran ke luar daerah. Dengan kita berkunjung ke luar kota sambil membawa produk teknologi hasil posyantek kita. Sehingga banyak juga yang memesannya ''.


Benni juga sangat berharap apa yang bisa di lakukan posyantek Mitra Pantura siap menjalin mitra dan kerja sama dengan pihak lain, dirinya mewakili tim Posyantek Mitra Pantura mersa tersanjung atas kunjungan kerja dari Pemprov DKI Jakarta.

 “adanya kunjungan ini menjadikan kami merasa senang. Karena dari kota besar sudah berkenan mendatangi kota sekecil pekalongan ini. Harapan kami khususnya untuk warga pekalongan agar terus berinovasi mengembangkan potensi yang ada”  pungkas benni.

 Direncanakan rombongan Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan kunjungan yang sama di kabupa ten Pati  setelah dari Pekalongan.

Post a Comment Blogger

 
Top