googlesyndication.com

 Kota Pekalongan-
Jamil Jamal warga kergon Rt 02 Rw 03 Kota Pekalongan tak menyangka kalau petang ini senin (4/8/14) harus kehilangan buah hatinya Riskon 11 th siswa kelas 3 MSI 09 Bendan yang sampai berita ini di tulis belum di ketemukan jasadnya di karenakan tenggelam di sungai loji belakang pasar anyar atau tepatnya 200 meter selatan jembatan irama jalan Hayam Wuruk Kota pekalongan.
Menurut Jamil peristiwa tragis terjadi tatkala sore sekitar pukul 5 dirinya dan korban makan bubur ayam bersama, selang lima menit dirinya tidak mengetahui kemana anak lelakinya pergi karena

tanpa pamit, tahu-tahu petang menjelang maghrib sekitar pukul setengah enam dirinya di kabari warga bahwa anaknya tercebur sungai ketika main dan mencari ikan di pinggir kali loji di dekat bronjong.
 Menurut  keterangan warga yang enggan di sebut namanya, mengatakan bahwa petang itu empat orang anak terlihat berada di atas bronjong batu pinggir kali salah satunya korban yang turun kesungai karena melihat ikan dan berusaha menangkapnya akan tetapi karena belum begitu lihai berenang korban akhirnya tewas tenggelam dan tiga temanya yang salah satunya berusia empat tahun
berhamburan minta pertolongan ke warga kampung, warga pun geger dan berusaha mencari korban kesungai, karena tak berhasil menemukan korban selang satu jam kemudian tim SAR dari Pekalongan Rescue datang melakukan penyisiran, setelah beberapa saat usaha pencarian di hentikan sementara.
Menurut keterangan Adi salah satu anggota SAR mengatakan pencarian di hentikan sementara karena terkendala hujan dan sulitnya medan yang penuh batu dan kawat duri dari bekas bronjong batu yang runtuh kedasar sungai apalagi arus sungai yang deras di dalam air, sambil menunggu hujan reda pihaknya mengatur strategi dan sekaligus mengamankan peralatan listrik yang rawan terkena hujan.
Ayah korban yang menunggui tim SAR bertugas terlihat lemas dan shok hingga sulit di mintai keterangan lanjutan.Di dampingi Rw setempat Jamil akhirnya mau berbicara ketika kepala kelurahan kergon datang kelokasi untuk memantau langsung perkembangan pencarian jenazah Riskon.Tim SAR berencana akan melanjutkan esok hari pencarian jasad korban seandainya sampai tengah malam nanti belum juga berhasil mengevakuasi korban.



















 
Top