-->

Plt Bupati Pekalongan Ajak Masyarakat Waspadai Kekeringan dan Kebakaran Saat Musim Kemarau

Pekalongan News
Wednesday, July 22, 2026, July 22, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T06:52:42Z
Plt Bupati Pekalongan Ajak Masyarakat Waspadai Kekeringan dan Kebakaran Saat Musim Kemarau
Pekalongannews, Kajen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pada musim kemarau dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi ancaman kekeringan, kebakaran lahan, hingga krisis air bersih yang berpotensi terjadi selama musim kemarau.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, apel kesiapsiagaan merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sektoral yang telah digelar bersama seluruh pemangku kepentingan pada pekan sebelumnya.

“Melalui apel ini, pemerintah melakukan pemetaan hasil koordinasi sekaligus memastikan kesiapan personel maupun peralatan yang dimiliki masing-masing instansi,: ujarnya.

Menurut Sukirman, musim kemarau membawa sejumlah potensi bencana yang harus diantisipasi sejak dini. Selain meningkatnya risiko kebakaran lahan dan permukiman, beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan juga mulai mengalami kekeringan yang berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut telah dirasakan di Kecamatan Sragi, di mana BPBD Kabupaten Pekalongan telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak. Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan situasi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kekeringan di wilayah lainnya.

Selain memastikan kesiapan personel, Pemkab Pekalongan juga melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum peralatan yang dimiliki masih dalam kondisi baik dan dapat dioperasikan. Meski demikian, terdapat beberapa fasilitas yang dinilai perlu diperbarui, seperti kendaraan operasional serta armada pemadam kebakaran berukuran kecil yang mampu menjangkau kawasan permukiman dengan akses jalan sempit.

Sukirman berharap pembaruan sarana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap melalui dukungan berbagai pihak, termasuk DPRD Kabupaten Pekalongan, sehingga kapasitas penanganan bencana di daerah semakin optimal.

Di sisi lain, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana. Warga diimbau menggunakan air bersih secara bijaksana selama musim kemarau, sementara para petani diminta menyesuaikan pola tanam dan pengelolaan irigasi sesuai kondisi ketersediaan air.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area persawahan, lahan tebu, semak belukar, dan rumput kering yang mudah terbakar. Sukirman mengingatkan agar masyarakat, khususnya perokok, tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Pemkab Pekalongan berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Perhutani, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat. Dengan koordinasi yang solid, potensi bencana selama musim kemarau.

“Diharapkan dapat diantisipasi lebih cepat sehingga risiko dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI