googlesyndication.com

Sukanto Tanoto Ekspansi Bisnis di China dengan Akuisisi Hotel Mewah Senilai Rp 3,72 Triliun
Gambar Ilustrasi
Pekalongannews, Jakarta
- Perusahaan properti ternama, Pacific Eagle Real Estate, yang merupakan bagian dari Royal Golden Eagle (RGE) milik miliarder Sukanto Tanoto, mengukuhkan kehadirannya di pasar internasional dengan mengakuisisi hotel mewah di Shanghai, China. 

Dalam langkah strategis ini, Pacific Eagle Real Estate berhasil membeli properti yang bernilai fantastis dari Dalian Wanda Group, salah satu pengembang real estate terkemuka di China.

Berita yang dihimpun dari Forbes pada Minggu (7/1/2024) melaporkan bahwa Pacific Eagle Real Estate telah mengakuisisi hotel mewah di Shanghai dengan nilai mencapai 1,7 miliar yuan atau sekitar USD 240 juta, setara dengan Rp 3,72 triliun (menggunakan asumsi kurs Rp 15.516 per dolar AS). 

Meskipun rincian keuangan transaksi tersebut tidak diungkapkan secara terperinci, informasi tersebut pertama kali diumumkan oleh situs real estate terkemuka, Mingtiandi.

Hotel yang menjadi fokus akuisisi ini adalah Wanda Reign on the Bund, sebuah properti mewah yang terletak di tepi laut Bund yang bersejarah di Shanghai. Dibangun oleh Wanda Group, hotel ini menjadi salah satu destinasi eksklusif dengan 193 kamar yang telah menjadi ikon sejak dibuka pada tahun 2016.

Wanda Group sendiri menginvestasikan sekitar 3-4 miliar yuan untuk menjadikan Wanda Reign on the Bund sebagai hotel bintang 7, menjadikannya sebagai salah satu hotel termahal yang pernah dibangun di China.

Sebagai investor jangka panjang, Pacific Eagle Real Estate mengakui bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi perluasan investasi propertinya. Dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email, juru bicara perusahaan menyatakan,

“Pacific Eagle Real Estate mengakuisisi hotel Shanghai Wanda Reign on the Bund sebagai bentuk penjagaan modal,” ujarnya,

Ini bukanlah kali pertama Pacific Eagle Real Estate membuat terobosan di dunia properti internasional. 

Sebelumnya, perusahaan ini sukses mengakuisisi Mondrian Duxton Singapore, sebuah hotel dengan 304 kamar yang dibuka pada bulan Juli tahun lalu. 

Langkah-langkah ekspansi ini merupakan bagian dari upaya lebih luas dari grup RGE milik keluarga Tanoto untuk mendiversifikasi portofolio investasinya.

Selain akuisisi properti di Singapura dan China, Pacific Eagle Real Estate juga menjalin kemitraan strategis dengan China Resources Capital. Bersama-sama, mereka membangun Pacific Eagle Center, sebuah gedung perkantoran megah dengan 21 lantai di pusat kota Beijing. 

Di samping itu, perusahaan ini juga terlibat dalam proyek Prospect Park, sebuah kompleks bisnis yang terdiri dari 19 blok perkantoran di ibu kota China. 


"Tak hanya itu, pembangunan perumahan di Kota Rizhao, yang terletak di provinsi Shandong tenggara China, juga menjadi bagian dari perencanaan ekspansi Pacific Eagle Real Estate," tambahnya.

Forbes mencatat kekayaan Sukanto Tanoto, pemilik Royal Golden Eagle, mencapai USD 3,15 miliar atau sekitar Rp 48,47 triliun. 

Bisnis keluarga Tanoto mencakup sektor pulp dan kertas, minyak mentah, dan energi.

Dengan langkah-langkah strategis seperti ini, Pacific Eagle Real Estate terus menunjukkan peran vitalnya dalam mendukung pertumbuhan dan diversifikasi bisnis keluarga Tanoto di berbagai sektor.

 
Top