googlesyndication.com

0 Comment
Kota Pekalongan Menjadi Tuan Rumah Perhelatan Sufi Dunia
Keterangan Gambar : Kota Pekalongan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Multaqo Sufi Al-Alamy, atau Muktamar Sufi Internasional (Sumber Foto: BPMI Setpres/Lukas)
Pekalongannews, Kota Pekalongan - Presiden Joko Widodo dan para ulama sufi dari 60 negara bakal menghadiri Multaqo Sufi Al-Alamy, juga dikenal sebagai Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan pada tanggal 29–31 Agustus 2023 mendatang.

Kedatangan Presiden Jokowi bersama puluhan ulama sufi dari berbagai belahan dunia ke Pekalongan adalah sebagai respons terhadap undangan yang diajukan oleh Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, yang menjabat sebagai Pimpinan atau Ketua World Sufi Assembly (WSA), dan juga merupakan Rais Aam Idarah Aliyah Jam'iyyah Ahluth Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (JATMAN).

Multaqo Sufi Al-Alamy tahun 2023 merupakan penyelenggaraan kedua kalinya setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2019. Salah satu hasil signifikan dari penyelenggaraan tersebut adalah penunjukan Habib Luthfi bin Yahya sebagai Ketua Forum Sufi Dunia. Nama organisasi ini kemudian berubah menjadi Majelis Sufi Dunia atau World Sufi Assembly.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, turut mendampingi Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya beserta tim JATMAN dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara.

"Merupakan suatu kehormatan besar bagi Kota Pekalongan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Multaqo Sufi Al-Alamy, atau Muktamar Sufi Internasional," ujar Walikota Aaf

Dia juga menambahkan kami berharap acara ini berlangsung lancar dan sukses, serta mendapatkan berkah. Kami telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Republik Indonesia dan sekaligus mengundang Pak Jokowi untuk hadir.

"Kami sowan ke RI satu sekaligus mengundang Pak Jokowi untuk hadir . Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman luar biasa untuk Kota Pekalongan," tutup Aaf

Pertemuan tersebut diharapkan dapat memfasilitasi dialog dan kerjasama antara para ulama sufi dari seluruh dunia, serta memberikan dampak positif bagi Kota Pekalongan dan Indonesia secara keseluruhan.

Post a Comment

 
Top