googlesyndication.com


gambar : Ilustrasi
Pekalongannews - Gelombang panas adalah fenomena di mana suhu udara meningkat secara ekstrem. Cuaca yang sudah panas karena terik matahari bisa menjadi lebih panas dan lebih tinggi dari biasanya, bahkan di atas rata-rata. Hal ini tentu saja mengganggu aktivitas, terutama yang dilakukan di luar ruangan. Sinar matahari yang terik akan terasa sangat menyengat dan membuat tidak nyaman. Lebih baik berteduh di dalam ruangan dengan pendingin udara.

Belakangan ini, India mengalami kenaikan suhu yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan kematian belasan orang yang menghadiri acara di luar ruangan. Selain itu, beberapa sekolah dan universitas di sana juga meliburkan kegiatan mereka. Suhu yang sangat panas bahkan membuat beberapa orang bisa menggoreng telur hanya dalam beberapa menit.

Setelah terjadi di India, sekarang giliran Thailand yang merasakan dampak gelombang panas ini. Suhu rata-rata di Thailand mencapai 40 derajat Celsius pada Minggu, 24 April 2023. Di Bangkok, suhu sempat mencapai 43 derajat Celsius. Lembaga Meteorologi Thailand memprediksi bahwa kondisi ini akan bertahan selama satu minggu ke depan.

Banyak warga kota yang mengeluhkan cuaca panas ini. Mereka membawa kipas ke mana-mana dan berdiri di bawah bayangan gedung pencakar langit untuk menghindari sengatan matahari langsung. Namun, suhu tetap sangat panas bahkan ketika menggunakan AC.

Meskipun demikian, peristiwa di Thailand tidak seburuk di India. Tidak ada korban jiwa akibat gelombang panas ini, meskipun ada acara outdoor yang dihadiri oleh lebih dari 2.000 orang di bawah terik matahari. Semua berjalan lancar.
 
Top