0 Comment
Superhero Yang Mengidap Gangguan Kejiwaan
Entah apa maksudnya Marvel dan DC menciptakan karakter superhero dengan gangguan kejiwaan. Sejauh ini mungkin pihak kreator hanya ingin menampilkan sisi lain dari superhero yang juga seorang manusia biasa.

Meskipun dikaruniai kekuatan yang dahsyat untuk mengatasi para villain, superhero juga bisa rapuh saat menjadi manusia biasa bahkan malah sulit mengendalikan gangguan kejiawaanya saat dalam mode perubahan menjadi superhero.

Isi kepala kretor juga dipenuhi dengan banyak pemikiran yang kemudian menyisipkan berbagai pesan atau keinginan melalui karakter superhero yang diciptakan dan ditampilkan ke dalam komik maupun film layar lebar.

Atas dasar asumsi tersebut, dua industri komik raksasa dunia, Marvel maupun DC dinilai kerap memunculkan karakter superhero dangan gangguan psikologis maupun kejiwaan yang tidak saja ikonik namun juga banyak diingat oleh publik.

Berikut ini adalah deretan superhero yang mengalami gangguan kejiwaan mulai dari yang ringan hingga berat.
  1. Wonder Woman
Siapa sangka superhero cantik yang satu ini mengidap gangguan mental berupa kecemasan yang sangat berlebihan atau dikenal dengan istilah Nervous Breakdown.

Meski Wonder Women seorang demi-goddes atau entitas setengah dewa karena mewarisi darah ibunya Ratu Amazon Hippolypta yang merupakan putri dari Ares sang dewa perang, namun tetap saja sisi manusia dari Diana atau Wonder Women memiliki kelemahan, terbukti pada salah satu adegan bagaiman Diana mendapatkan perawatan di rumah sakit jiwa karena terpukul mentalnya akibat halusinasi berlebihan sejak pergi bersama Steve Trevor meninggalkan Themyscira, tanah kelahiranya.

Diceritakan Diana belum pernah kembali ke tanah kelahiranya pasca kepergianya bersama Steve Trevor dan halusinasi yang diderita Diana ternyata ulah Deimos dan Phobos yang menargetkan Themyscira agar bisa diserang.

Untuk mengakhiri halusinasi hebat yang terus dialami, sekaligus menghentikan niat kedua villain yang hendak menyerbu Themyscira, maka pewaris kerajaan Amazon ini pun mengalahkan Demios dan Phobos dengan bantuan Ares dan Cheetah.

2. Daredevil
Marvel terutama Stan Lee dan koleganya Bill Everett memang piawai dalam menciptakan karakter superhero dengan segala kelebihanya. Namun hal di luar dugaan muncul tahun 1964 di mana Marvel pertama kalinya merilis Daredevil dalam komik dengan menampilkan sosok Matt Murdock sebagai sorang difabel yang memiliki kekuatan fisik sekaligus indera pendengaran sangat peka.

Tidak cukup dengan itu, Marvel juga menyematkan kisah Matt Murdock yang memiliki keterbatasan penglihatan sejak lahir namun banyak diuji dengan berbagai peristiwa yang membuatnya nyaris gila dan mengalami depresi berat.

Meski mendapatkan julukan 'Man Without Fear' namun sejatinya Matt Murdock atau Daredevil adalah manusia biasa yang putus asa mendapati kenyataan dirinya buta, bahkan oleh musuh bebuyutanya Mysterio sempat membuat Matt Murdock berpikir untuk melakukan aksi bunuh diri.

Setelah kehilangan banyak hal, mulai dari kekasih hingga jatuh miskin dan nyaris terbunuh oleh Kingpin, villain utamanya, Matt Murdock mulai bangkit dan melawan depresi dengan melatih kemampuan fisik serta indera pendengaranya hingga menjelma menjadi Daredevil si Manusia Tanpa Rasa Takut.

3. Spider-Man
Sebelum dikenal sebagai Spider-Man, Peter Parker sudah diketahui mengalami persoalan Inferiority Complex dalam keseharinya.

Inferiority Complek adalah kondisi di mana seseorang merasa perasaan rendah diri, lemah serta krisis kepercayaan diri berlebih terhadap orang lain. Dalam situasi tersebut pengidap penyakit mental ini seakan tidak memiliki harga diri.

Sebagai anak yatim piatu yang diasuh oleh paman dan bibinya, Peter Parker tumbuh dengan kepribadian yang selalu gugup, pemalu dan tidak memiliki kepercayaan diri bahkan kerap dibully oleh teman-temanya.

Kondisi berubah total setelah Peter Parker mendapat kecelakaan digigit seekor laba-laba percobaan yang terpapar radio aktif saat studi tour di sebuah laboratorium penelitian.

Perubahan yang dialami Peter Parker menjadi superhero seakan meneguhkan bahwa meski sudah memiliki kekuatan hebat, Peter Parker tetap menyembunyikan identitasnya dibalik kostum Spider-Man dalam memberantas kejahatan.

4. Jessica Jones
Superhero ini mungkin belum dikenal luas karena Jassica Jones baru dikenali setelah laga Spider-Man melawan Sandman di Spider-Man 3.

Pasca mendapatkan kekuatanya, Jessica Jones menasbihkan diri sebagai superhero wanita dengan jukukan 'Jewel' dan bertekad memberantas kejahatan.

Perjalanan menjadi superhero tidaklah mulus karena Jessica Jones sempat diperbudak lalu diperlakukan buruk oleh Purple Man yang mengendalikan kesadaran serta pikiran Jewel untuk dijadikan pengikut guna melawan Daredevil dan Avenger.

Sempat lolos dari perlakuan buruk Purple Man, Jessica Jones berhasil menamatkan riwayat manusia ungu yang mempu mengontrol pikiran orang lain tersebut serta menyembuhkan trauma berat selama menjadi budak.

Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau gangguan stres pasca trauma yang diderita Jessica Jones akibat kerap mengalami peristiwa yang buruk perlahan sembuh melalui perjuangan keras dan Jewel akhirnya memilih pensiun dari superhero setelah bertemu sosok Luke Cage, super hero dari jalanan New York yang belakangan menjadi suaminya.

5. Storm
Kekuatan mutan satu ini tidak perlu diragukan lagi kiprahnya di X-men, selain mampu mengendalikan dan memanipulasi cuaca, Ororo Monroe atau Storm juga memiliki kekuatan layaknya seorang dewa.

Dibalik kekuatanya yang dahsyat, superhero ini justru memiliki ketakutan yang mampu melemahkan kekuatanya yakni Klaustrofobia atau takut berada di ruangan yang sempit. Jika hal ini dialami maka Storm akan berada dalam mode tak berkutik alias tidak mampu mengerahkan kekuatan dahsyatnya.

Bermula dari Ororo kecil yang menyaksikan langsung kematian kedua orangtuanya di Kenya. Saat itu Ororo berusia 5 tahun dan tidak bisa berbuat apa-apa melihat orangtuanya dihantam jet tempur yang menghancurkan rumahnya.

Klaustrofobia yang diderita Ororo berlanjut hingga storm mendapatkan kekuatan pengendalian cuaca.

6. Moon Knight
Aksi Marc Spector mengingatkan kita kepada Bruce Wayne alias Batman. Kedua superhero ini juga memiliki kemiripan yang hampir serupa mulai dari kostum hingga sering bertindak di malam hari, demikian juga dengan sisi gelap kehidupan pribadinya.

Marc Spector diketahui memiliki masalah kepribadian ganda atau Dissociative Identity Disorder (DID) yang memungkinkan dia bertindak sebagai antihero dimana satu sisi bisa menjadi superhero memberantas kejahatan sekaligus villain yang justru melakukan kejahatan.

Itulah mengapa Marc Spector juga memiliki banyak identitas seperti seorang supir taksi bernama Jack Lockley atau Steven Grant seorang kaya raya, menjadi rekrutan CIA hingga menjadi tentara bayaran.

Sebelum dibangkitkan kembali dari kematian oleh dewa bulan bernama Khonshu dan diberikan kekuatan Moon Knaight, masa lalu Marc Spector tidaklah menyenangkan. Sejak kecil selalu mendapatkan perlakuan diskriminasi karena keluarganya yahudi. Karena kepribadianya yang aneh tersebut pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.

7. Deadpool
Wade Wilson menjadi karakter populer dan disukai penggemar melalui aksinya yang kocak. Di awal kemunculanya Deadpool adalah seorang penjahat yang ironis. Selain mengidap kanker dan berwajah jelek, Wade Wilson atau Deadpool juga memiliki riwayat penyakit kejiwaan akut yakni Psikosis atau diskoneksi kenyataan alias tidak bisa membedakan delusi dengan realita.

Saking parahnya penyakit kejiawaan yang dialami, Deadpool kerap digambarkan sedang berdialog dengan dirinya sendiri atau dirinya yang lain dalam visualisasi wujud dua Deadpool.

Kemampuan regeneratif yang cepat menjadi kekuatan Deadpool sehingga dalam kondisi separah apapun tubuh Deadpool bisa kembali seperti semula sehingga diberbagai kesempatan kerap diperlihatkan mati terbunuh namun anehnya dengan kemampuan yang dimiliki bisa menghidupkan kembali.

Seperti antihero yang lain, Deadpool juga memiliki kisah meyedihkan dalam hidupnya. Sejak kecil Wade Wilson kerap menjadi sasaran kekerasan kedua orang tuanya yang pemabuk. Karakter Deadpool pertama kali dikenalkan pada tahun 1991 dengan kemampuan bertarung sangat mumpuni, penguasaan senjata tajam maupun senjata api menjadi ciri khas super villain ini.

Itulah deretan 7 superhero yang mempunyai masalah gangguan kejiwaan yang terkadang sulit ditundukan meski dengan kekuatan sendiri. Menurutmu mana yang lebih parah gangguan mental dari 7 superhero di atas.

Post a Comment Blogger

 
Top