0 Comment
Limun Oriental

Pekalongan News -  Kota Pekalongan merupakan kota yang penuh dengan keanekaragaman budaya dan daya tarik yang mampu memikat banyak mata wisatawan. Sudah tak asing lagi bahwa Pekalongan menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah yang banyak dikunjungi oleh wisatwan lokal maupun luar daerah. 

Lokasi Kota Pekalongan yang telah dilalui oleh jalan tol dan menjadi salah satu kota yang dilewati oleh Jalan Nasional, yaitu Jalan Raya Pantura semakin memudahkan para pariwisata, apalagi dengan upaya Pemerintah Kota Pekalongan yang menyelenggarakan event-event yang bekerja sama dengan dunia industri dan pariwisata sehingga menarik wisatawan dari luar kota untuk meningkatkan pendapatan warga kota Pekalongan, salah satu nya adalah kuliner. 

Kuliner Pekalongan adalah salah satu yang tidak boleh dilewatkan ketika mampir di Kota Batik tersebut. Kuliner Kota Pekalongan yang sangat beragam baik tradisional maupun modern dapat kita temukan di Pekalongan. 

Banyaknya jenis keberagaman dan sejarah yang kental akan kebudayaan menjadikan Pekalongan adalah salah satu tujuan wisata kuliner terbaik di Jawa Tengah. 

Salah satu bentuk khas kuliner Pekalongan adalah minuman Limun Oriental. Warga Pekalongan juga sering menyebut minuman ini dengan sebutan Limun Beruap, karena minuman ini terbuat dari racikan asam sitrat,air sari buah, dan karbondioksida, sehingga Limun Oriental terkesan menjadi minuman beruap.

Di Pekalongan sendiri terdapat satu penjual Limun Orential yang sudah ada sejak 1920 dan telah menjadi penjual Limun legendaris khas kota Batik tersebut. Namanya adalah Limun Oriental Cap Nyonya Silhuet. 

Lokasi nya berada di Jalan Rajawali Utara Panjang Wetan dan terkenal strategis karena dekat dengan Lapangan Jetayu, salah satu landmark terfavorit di Pekalongan dan dekat dengan salah satu destinasi wisata khas Pekalongan, yaitu Museum Batik, sehingga wisatawan luar kota yang kebetulan mampir ke Museum Batik bisa langsung merasakan kesegaran Limun Oriental. 

Limun Oriental sendiri sangat banyak variasi rasa yang menyegarkan setelah menjalani aktivitas. Mulai dari jeruk, nanas, sirsak, kopi, frambos, dan lain sebagainnya. 

Di kedai Limun Oriental Cap Nyonya Silhuet ini kita tidak hanya disuguhkan kesegaran dari minuman beruap ini namun juga proses pembuatan langsung minuman ini. Resep minuman ini dipelajari langsung dari Belanda, maka tak heran juga kalau minuman ini memiliki julukan “Aer Belanda.

” Sebagai minuman tradisional yang hampir mendekati 1 Abad ini, tentunya terdapat proses pasang surut untuk tetap bisa bertahan sampai sekarang. Kuncinya terletak dalam keotentikan dalam menjaga kualitas rasa dan kualitas. Inovasi juga dilakukan di tahun 2017, dengan membuka kedai di beranda rumahnya sehingga banyak pemuda kota Pekalongan menjadikan nya sebagai salah satu tempat nongkrong yang nyaman.

Untuk tarifnya, Limun Oriental ini terkesan sangat terjangkau. Jika diminum ditempat, harganya sekitar Rp. 7.500 per botol dan dika ingin dibawa pulang harganya sekitar Rp. 10.000 per botol. Limun Oriental ini juga bisa dibawa sebagai buah tangan khas dan menarik, dengan kemasan kardus isi enam botol seharga Rp. 60.000.

Penulis : Moh. Ilham Putrangga

Post a Comment Blogger

 
Top