0 Comment
250 ibu hamil mengikuti suntik vaksin massal di halaman Mapolres Pekalongan Kota
Pekalongan News, Kota Pekalongan- Sebanyak 250 ibu hamil mengikuti suntik vaksin massal di halaman Mapolres Pekalongan Kota. Suntik vaksin untuk tahap pertama tersebut merupakan kerjasama kepolisian dengan Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengatakan setidaknya ada 1.200 lebih ibu hamil yang terdata dan memenuhi syarat untuk menjadi peserta suntik vaksin.

Dari 1.200 yang terdata tersebut, 250 di antaranya menjadi peserta suntik vaksin di Mapolres sebagai pencanangan dan hari ini pihaknya fokus di Kecamatan Pekalongan Utara.

Sedangkan untuk suntik vaksin selanjutnya akan dilakukan di masing-masing puskesmas yang ada di Kecamatan Pekalongan Barat, Timur dan Selatan.

Adapun hari ini ada warga Kecamatan Pekalongan Utara yang belum menjadi peserta, bisa melakukan suntik vaksin di puskesmas di wilayahnya.

"Jadi kami harapkan yang telah memenuhi syarat, bisa langsung hadir hari ini di Mapolres Pekalongan Kota," ujarnya, Sabtu (21/8/2021).

Pihaknya juga menargetkan pelaksanaan suntik vaksin bagi 1.200 ibu hamil yang telah terdata bisa selesai dalam sepekan kedepan.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irawan Susanto menyampaikan, untuk mendukung kelancaran sekaligus memudahkan warga mengikuti suntik vaksin pada hari ini, telah disiapkan armada antar jemput.

"Kita telah siapkan fasilitas dan petugas untuk melakukan penjemputan kepada peserta, setelah selesai suntik vaksin akan diantar pulang kembali," terangnya.

Sementara itu satu di antara peserta suntik vaksin, Amiyati, warga Kelurahan Kandang Panjang, mengaku lega bisa menjalani suntik vaksin setelah sebelumya dinyatakan memenuhi syarat.

"Tadi sempat khawatir karena di proses screening banyak pertanyaan yang harus dijawab, tapi setelah itu lega setelah dinyatakan aman untuk disuntik," katanya.

Data terakhir Dinas Kesehatan menyebutkan, warga Kota Pekalongan yang sudah disuntik vaksin tahap pertama mencapai 69 ribu orang lebih atau 29 persen. Sedangkan tahap kedua mencapai 38 ribu lebih atau sudah 17 persen.

Post a Comment Blogger

 
Top