googlesyndication.com

0 Comment
Pekalongan News
Bupati Batang Wihaji melaksanakan sidak (inspeksi Mendadak) selesainya Revitalisasi Pembangunan Pasar Batang
Kabupaten Batang
Bupati Batang Wihaji melaksanakan sidak (inspeksi Mendadak) selesainya Revitalisasi Pembangunan Pasar Batang baru yang berada di Jalan Jenderal Sudirman secara resmi Rabu (3/1) sudah mulai digunakan untuk transaksi jual beli.
“Secara langsung kita lihat kesiapan pasar baru untuk mengetahui permasalahanya apa agar segara di carikan solusi, karena besok Rabu (3/1) sudah resmi mulai pindah dan wajib di pasar baru, Pasar Batang Sementara (PBS) yang berada di Jalan Dr Wahidin sudah harus berhenti transaksi jual belinya,” Kata wihaji saat di temui di pasar baru dalam sidaknya. 
Selain itu kami juga akan meminta laporan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan sejauh mana pasar baru dalam kesiapanya, karena masih ditemukanya ada atap yang bocor dan ada juga pedagang baru, atau pedagang lama yang belum mendapatkan tempat. 
“Kami harap segera mungkin atap yang bocor seger dibetulkan, dan seperti awal yang saya sampaikan bahwa kita harus tegas kalau tidak tegas urusan permasalahan akan bertambah lagi, kita akan prioritaskan pedagang lama yang masuk dalam data base kami,” jelas Wihaji.
Dari hasil pengamatan Bupati kesiapan pasar baru untuk para pedagang sudah cukup baik dan cukup kreatif dan inovatif penataanya, sepanjang tidak melanggar aturan pedagang di perbolehkan penambahan akan tetapi harus rajin. 
“Kita berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi pedagang pasar, dengan kita melihat langsung kesiapan pedagang menempati pasar baru akan tahu permasalahannya, dan kita juga berhak menegur pada pedagang yang melanggar atau menambah tempat daganganya yang tidak sesuai peruntukanya. Ini demi kerajinan, kerapihan dan kenyamanan pembeli nantinya,” kata Wihaji. 
Untuk lebih menertibkan parkir kendaraan baik sepeda motor dan mobil yang memiliki lahan parkir yang cukup luas di pasar baru, Pemkab Batang akan segera merumuskan pengelolaanan parkir yang lebih profesional dengan model baru, sehingga bisa mengurangi kebocoran parkir untuk dapat meningkatkan PAD. 
“Kita akan buat metode baru penanganan parkir di pasar baru secara profesional, agar tidak ada kebocora, kita juga akan cari solusi petugas parkir yang lama, apakah nanti akan menjadi petugas parkir atau yang lainya, karena kita memahami rezeki mereka,” terang Wihaji 
Ia juga mengatakan bahwa parkir merupakan bagian dari pendapatan yang berdasarkan kajian bisa mencapai milyaran, namuan sampai sekarang belum bisa maksimal dalam pendapatanya baru sekitar 200 juta, sehingga perlu adanya penanganan parkir yang profesional.
Sementara Kepala Dinas Perndustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM M. Isnanto mengatakan, Untuk secara umum pemindahan pasar tidak ada permasalahan yang berarti, namun juga ada permasalahan pedagang yang belum tertampung. 
“Ada 200 pedagang pedagang yang belum tertampung, tapi akan kita carikan solusi bersama dengan Bupati sehingga bisa tertampung semuanya, karena ini pedagang yang di sekeliling pasar dan pedagang bawaan pasar darurat,” kata Isnanto 
Disampaikan juga bahwa untuk pemindahan secara resmi mulai Rabu, 3 Januari 2018, dan juga sudah mulai aktifitas transaksi jual belinya dengan jumlah pedaganag mencapai 2000 orang.
Sejumlah personel Polres Batang, Brimob Pekalongan mengamankan jalanya kegiatan tersebut.

Post a Comment

 
Top