0 Comment
Pekalongan News
Dir Polairud Polda Jateng Kombes Pol.  Andreas  Kusmaedi,,didampingi Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melaksanakan silaturahmi dengan masyarakat nelayan cantrang Batang
Kabupaten Batang
Dir Polairud Polda Jateng Kombes Pol.  Andreas  Kusmaedi,,didampingi Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono melaksanakan silaturahmi dengan masyarakat nelayan cantrang Batang bertempat di balai pertemuan Kantor Lembaga Pelaksana Lelang TPI Kab. Batang, Rabu (19/7/17).

Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono dalam sambutan mengatakan terimakasih atas kedatangan  Dir Pol Airud Polda Jateng dalam menjalankan tugas/ perintah  Kapolda untuk hadir di Kab. Batang dan memberikan apresiasi kepada masyarakat nelayan Batang.
"Kami sangat bangga dengan nelayan  batang yang kooperatif dan  inovatif sehingga situasi selalu terjaga/ kondusif, terkait alat tangkap cantrang yang  menjadi fenomena nanti akan kita bahas bersama," kata Kapolres.
Asisten II Setda  Batang Wondhi mewakili Bupati dan Wakil Bupati Batang menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak bisa hadir karena ada agenda lain di waktu yg bersamaan.
"Kami atas nama Pemda Batang  sangat mendukung dilaksanakan kegiatan ini sehingga bisa memberikan wawasan dan pengertian kepada masyarakat nelayan  batang tentang permasalahan cantrang  yangg terjadi selama ini,"ungkapnya.
Kepala pelabuhan perikanan pantai klidang lor Khusni mengatakan bahwa keberadaan kantor kami  dibatang dibantu oleh beberapa stake holder yang paling kompak untuk melayani masyarakat nelayan di wilayah Batang.

Dalam hal pengurusan ijin kami tidak akan mempersulit dan bahkan menyediakan cetak ditempat yang di diwilayah lain tidak ada.

Dir Pol Airud Polda Jateng Kombes Pol. Andreas  Kusmaedi,membacakan sambutan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, mengatakan,bahwa peraturan mengenai  cantrang akan  berakhir pada akhir th  2017 silahkan digunakan utk melaut dan segera di urusi ijinnya.
"Untuk perijinan, baik SLO maupun ijin  Sipi nya disepakati kemarin (ditegal red) silahkan di urus maksimal 2 hari dan silahkan melaut," kata Dir Polairud
Diharapkan nelayan batang bisa menjadi contoh  utk wilayah lain yang bisa menjaga  kondusifitas wilayah dan lakukan  koordinasi yang baik dengan elemen yang ada.
Ia juga mengingatkan tentang bahaya radikalisme dan peredaran narkoba diperairan Jawa Tengah.
"Masyarakat nelayan batang supaya bisa bekerjasama dengan pihak kepolisian terutama tentang keberadaan kapal asing yang mencurigakan karena peredaran narkoba sekarang sering melalui jalur laut," pintanya.
Ketua HNSI Batang Teguh Tarmujo menyampaikan apresiasi dalam kegiatan ini.
"Kami atas nama masyarakat nelayan Batang mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menggelar acara ini, terutama atas kedatangan Bapak Dir Polairud Polda Jawa Tengah bersama Kapolres Batang," katanya.
Diijinkanya kami melaut hingga akhir 2017 sedikit membawa angin segar bagi nelayan sehingga bisa mencari nafkah kembali.

Kami berharap pemerintah sedikit banyak membantu mengenai masalah cantrang ini dengan memberikan solusi terbaik dan pendampingan dilapangan," pintanya.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan Sarana Kontak secara simbolis kepada masyarakat nelayan.

Post a Comment Blogger

 
Top