0 Comment
pekalongan-news.com
Sobri (38 th) salah satu pelaku penjahat spesialis bobol ATM saat memberikan keterangan kepada media di Polsek Buaran, Senin (20/3/17)
Kota Pekalongan
Sobri (38 th) salah satu pelaku bobol ATM dari kelompok Palembang mengungkapkan, modus yang ia lakukan bersama tiga orang rekanya dengan cara memperdayai korban.
"Rekan saya Henri bertugas mengawasi ATM dan melaporkanya bila ada target masuk. Yang bertugas memandu korban setelah ATM tertelan adalah saya," aku Sobri, Senin (20/3/17) usai gelar perkara.
Sobri menjelaskan, setelah korban masuk ke ruangan dan selanjutnya akan mengalami masalah ATM tertelan atau tidak bisa dikeluarkan, kemudian saya masuk ruangan berpura-pura memberikan bantuan. Setelah itu saya pandu cara mengatasinya sampai saya suruh telpon ke Call Centre yang sudah disiapkan. lalu setelah itu saya pura-pura keluar memberikan kesempatan korban untuk melakukan apa yang saya suruh.
"Teman saya, Tejo di Jakarta berperan sebagai petugas Call Centre yang akan menerima telpon dari korban dan selanjutnya memberikan arahan hingga akhirnya korban menyebutkan PIN," ungkap Sobri.
Setelah PIN didapat, kata Sobri, korban saya tinggalkan dan teman saya Danu yang sebelumnya telah mencongkel lubang ATM dan mengganjalnya akan masuk ke ruang ATM setelah memastikan lebih dulu korban pergi untuk minta bantuan.

Karena biasanya setelah melakukan berbagai cara untuk mengeluarkan kartu ATM yang tertelan tidak bisa, lanjut Sobri, korban akan panik dan pergi ke Bank terdekat untuk minta bantuan.
"Kesempatan itu akan dimanfaatkan oleh teman saya untuk mengeluarkan ATM yang tertelan dengan mudah dan kemudian akan melakukan penarikan tunai karena PIN sudah didapat," beber Sobri.
Sobri mengaku, sudah dua hari di Pekalongan dan baru empat ATM yang sudah menjadi target sasaran, tiga ATM BRI dan satu ATM BNI namun yang mendapatkan hasil baru satu.
"Iya itu yang di RS bersalin, sebesar Rp 12,5 juta. Dan uangnya sudah dibagi. Danu membawa Rp 5 juta dan saya sebesar Rp 7,5 juta," jelas Sobri.
Sementara itu Kapolsek Buaran AKP Harsono menyampaikan, saldo tabungan milik korban, Aftanul Afif (28 th) sejumlah Rp 14.880.000 dan berhasil dikuras pelaku sebesar Rp 12.500.000.
"Sehingga saldo yang tersisa hanya sebesar Rp 2.380.000, selebihnya dikuras pelaku," ujar Harsono.

Post a Comment Blogger

 
Top