0 Comment
pekalongan-news.com
Kapolsek Buaran AKP Harsono menunjukan bukti stiker Call Centre palsu yang dipasang pelaku untuk menjebak korbanya
Kota Pekalongan
Polsek Buaran, Kota Pekalongan mengamankan sejumlah ATM, KTP dan uang tunai sebesar Rp 7,5 juta dari tangan kedua pelaku kejahatan bobol ATM dengan modus ganjal lobang ATM dan stiker Call Centre Palsu.

Selain itu diamankan pula sebuah sepeda motor jenis matik nopol B 6651 ZIO berikut helm dan STNK serta dua buah drei berujung tajam yang digunakan para pelaku.

Kapolsek Buaran, AKP Harsono dalam gelar perkara, Senin (20/3/17) mengatakan, jumlah pelaku ada empat orang dan masing-masing memiliki peran sendiri-sendiri.
"Dua orang ini adalah eksekutornya sedangkan dua orang lainya, Danu yang lolos dari penangkapan berperan sebagai pengganjal lubang ATM beserta penempelan stiker Call Centre Palsu," ungkap Harsono.
Sedangkan untuk satu orang lainya atau yang disebut sebagai Tejo atau Sutejo, kata Harsono, berperan sebagai penerima telpon Call Centre palsu dari para korbanya.

Sutejo ini, lanjut Harosono, berkedudukan di Jakarta dan belum tertangkap. Semua itu menurut pengakuan Sobri dan Henri dan masih akan kita kembangkan lagi.
"Sebab tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku atau korban lainya. Seperti kasus yang sama di Medono, beruntung uangnya belum bisa diambil karena ATMnya macet," terang Harsono.
Harsono juga menyebutkan, kedua pelaku yang tertangkap tersebut  berasal dari Palembang dan masuk kelompok Palembang yang memang ditugaskan untuk beroprasi di sini atau di wilayah Pantura.
"Modus yang dilakukan dengan cara mencongkel lubang ATM dengan drei tajam kemudian mengganjalnya dengan alat tertentu selanjutnya mereka memasang stiker Call Centre palsu sebagai jebakan," beber Harosno.

Post a Comment Blogger

 
Top