0 Comment
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Profesi Batik Tenun Nusantara (APBTN) Kota Pekalongan, Sabtu (18/2/17) dikukuhkan pengurusanya oleh Walikota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid di Hotel Dafam Kota Pekalongan.
Dalam kesempatan pengukuhan, Walikota Pekalongan meminta keberadaan 
APBTN harus mampu memberikan manfaat dan pengaruh yang positif bagi perekonomian Kota Pekalongan.
"Termasuk pengaruh positif perkembangan batik dan tenun sekaligus kesejahteraannya juga meningkat," ujarnya.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Rininta melaporkan, bahwa APBTN merupakan wadah dan rumah besar bagi para pelaku usaha batik maupun tenun agar keduanya selalu ada dan terjaga di Indonesia.

Ruang lingkupnya kegiatan asosiasi tersebut, kata Rininta, meliputi bidang organisasi, bidang usaha, bidang pendidikan, bidang sosial, peningkatan SDM di Bidang Manajemen Batik dan Tenun baik produksi, penjualan, dan lain-lain.
"Sehingga Para pelaku usaha batik maupun tenun dapat memberikan ide dan kreatifitasnya di Asosiasi ini sehingga batik dan tenun tidak punah ” ucapnya.
Sementara Ketua DPC APBTN Kota Pekalongan terpilih, Eko Kalungguh, mengatakan sejalan dengan pemikiran Walikota, bahwa pihaknya dalam menjalankan program asosiasi akan selalu bersinergi dengan pemerintah dan pelaku usaha termasuk didalamnya pengrajin batik dan tenun.
"Kami akan membantu pemerintah Kota Pekalongan dan pelaku usaha untuk tetap berupaya melestarikan warisan budaya berupa batik dan tenun," tegasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPP APBTN, Dedeh Kurnia Sari, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Dandim 0710/Pekalongan dan Habib Luthfie Bin Ali Yahya serta para pegiat dan pelaku usaha Batik dan Tenun dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang.

Post a Comment Blogger

 
Top