0 Comment
Diduga kesepian setelah sekian lama ditinggal transmigrasi ke luar Jawa oleh keluarganya, Supono, buruh jahit warga Desa Songgowedi, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan ditemukan warga telah meninggal dunia dengan posisi gantung diri di sebuah gubuk, Sabtu (18/2/17).
Jenasah Supono pertama kali ditemukan oleh Sundoyo (30 th) warga Dukuh Kalikiro, Desa Bligorejo, Kecamatan Doro saat sedang mencari kayu bakar di ladang.
"Rupanya saksi Sundoyo begitu melihat korban sudah meninggal dalam keadaan gantung diri langsung melaporkanya ke Kepala Desa setempat," ungkap Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aris Trihartanto.
Setelah menerima laporan warganya, Kades Bligorejo, Titi Erowati (46 th), Kata Aris, langsung meneruskan ke Petugas Polsek Doro dan kemudian melakukan evakuasi setelah lebih dulu melakukan identifikasi kepada korban.

Aris menjelaskan, korban yang berprofesi sebagai buruh jahit diketahui bukan warga setempat, melainkan dari Desa lain yang kebetulan melakukan bunuh diri di salah satu kebun warga Desa Bligorejo.
"Korban ini hidup sendirian, sebab keluarganya sudah lama pindah ke luar Jawa, mengikuti program transmigrasi," terang Aris.
Rekan korban sesama buruh jahit, Hadi Sobirin (27 th) warga Dukuh Jati, Desa Wringinagung, Kecamatan Doro membenarkan, kalau korban sudah lama ditinggal keluarganya transmigrasi.
"Korban sendiri juga sudah lama tinggal sendiri di Desa Songgowedi," terangnya.

Post a Comment Blogger

 
Top