0 Comment
Kesal terus menerus kehilangan burung kesayangan, Rudi Setiawan (34 th) warga Dukuh Kremon, Desa Karangrejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan habis kesabaran, ia lantas mengadukan permasalahan tersebut ke Polsek Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

Gayung bersambut, petugas Polsek Kesesi pun langsung merespon dengan datang ke lokasi. Tidak hanya memotret TKP, petugas juga meminta keterangan dua orang saksi, Ridi Irali Rolois (20 th) dan Wahidi Ribut (33 th) untuk proses penyelidikan.

Singkat cerita, Rabu (8/2/17) sekira pukul 19.30 WIB, beberapa warga setempat berhasil mengamankan pelaku. Pelaku yang diketahui bernama Suminto (27 th) alias Kinto warga Dukuh  Lantaran, Desa Karangrejo, Kecamatan Kesesi diamankan beberapa warga di Rumah Kepala Desa Karangrejo untuk menghindari sasaran emosi warga lainya.

Beruntung pelaku yang bernama Suminto alias Kinto selamat dari amukan warga lainya yang emosi dan petugas pun harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membawa pelaku ke Mapolsek. Rupanya warga masih diliputi emosi untuk menghakimi pelaku.

Menurut Kapolsek Kesesi, AKP Prajoko, asal muasal aduan Rudi Setiawan bermula dari korban secara beruntun kehilangan burung peliharanaanya.
"Sehari sebelumnya atau tepatnya Selasa 7 Febuari korban kehilangan sembilan ekor burung, kemudian Rabu 8 Febuari kehilangan lagi empat ekor burung, jadi korban total kehilangan 13 ekor burung dalam dua hari," ungkap Prajoko.
Dijelaskan Prajoko, semua burung peliharaan korban hilang dari kandang yang ditaruh di depan rumah. Dan korban sendiri menderita kerugian sebesar Rp 2,5 juta.

Untuk kebutuhan penyidikan, Pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa, dua ekor burung dara berikut sangkarnya, satu ekor burung Pleci berikut sangkarnya dan satu ekor burung Trocok berikut sangkarnya.
"Selain itu kami juga mengamankan sebuah sepeda pancal warna biru yang dipakai pelaku," ujar Prajoko.

Post a Comment Blogger

 
Top