Kunjungi Ponpes Tazakka, Syaik Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hasani Beri Wasiat Dzikir

January 26, 2017
Pekalongan News
Foto Dok : Ponpes 
Kabupaten Batang
Pondok Pesantren Tazakka, Batang menjadi satu dari sepuluh Pondok Pesantren di Indonesia yang didatangi ulama terkemuka, Syaik Prof. Dr. dr. Yusri Rusyadi As-Sayyid Jabar Al-Hasani dari Al-Azhar Univercity, Kairo, Mesir.

Kedatangan Ulama besar yang juga seorang ahli bedah sekaligus pemimpin Majelis Kutubus Sittah ke Ponpes Tazakka Batang disambut Ketua yayasan dan Ketua Pondok, KH Anang Rizka Masyadi beserta ratusan santri.

Anang mengenalkan sosok Syaik Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hasani sebagai seorang ulama yang menguasai banyak bidang keilmuan seperti halnya ulama-ulama terdahulu.
"Beliau ini tidak hanya menguasai ilmu sains namun juga ahli di bidang tafsir, hadist, fiqih dan tasawuf," ungkap Anang.
Melihat sosok beliau, kata Anang, dirinya seperti menyaksikan kembali Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Ibnu Khaldun, Imam Ghozali, Al-Khawarizmi, Ibnu Hayyan dan masih banyak lagi.

Anang mengungkapkan, Syaik Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hasani yang juga gurunya tidak saja dikenal sebagai Mursyid Thariqat Al-Yusriyah As-Sadziliyyah dan nasab beliau nyambung ke Sayyidina Hassan.
"Jadi beliau ini termasuk ahlul bait, mudah-mudah kunjungan beliau semakin menambah keberkahan untuk pondok kita ini," terang Anang.
Dalam kesempatan tersebut Syaik Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hasani menyempatkan diri memberikan tausiyah dan wasiat kepada ratusan santri pondok.

Dalam tausiyahnya Syaik Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hasani menyampaikan, bahwa orang yang jauh dari Allah dan Rasul-Nya, pasti terasa ringan baginya untuk berbuat maksiat atau sesuatu yang menyimpang dari ajaran. Karena, hakekatnya orang demikian itu adalah orang-orang yang lupa dirinya sendiri.
"Itulah mengapa kita dianjurkan memperbanyak dzikir supaya selalu ingat pada Allah serta memperbanyak shalawat supaya selalu ingat pada Rasul. Sehingga pikiran dan hati kita selalu dipenuhi oleh pikiran kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan tidak ada kesempatan untuk berpaling sedikitpun dari keduanya, agar  semua pekerjaan kita bernilai ibadah," tutur Syaikh Yusri.
Sementara wasiat yang diberikan Syaik Rusydi As-Sayyid Jabar Al-Hasani berupa amalan dzikir tipa pagi dan petang atau usai subuh hingga sebelum dzuhur serta setelah maghrib hingga sebelum tidur.
"Carilah waktu di sela-sela itu untuk berdzikir" pesan Syaikh. Kemudian Syeikh juga mengajarkan tiga dzikir, yaitu istighfar, shalawat dan tahlil masing-masing 100 kali untuk tiap pagi dan petang. 

Share this

Related Posts