1 Comment
Pekalongan News
Walikota Pekalongan membuka acara FGD yang membedah konsep smart city
Kota Pekalongan
Dewan Teknologi Informasi (TIK) Kota Pekalongan tidak asal dibentuk, namun adanya Dewan TIK tersebut justru untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang teknologi informasi. Walikota Pekalongan mengatakan hal tersebut dalam kegiatan FGD Menakar Konsep Smart City, Kamis (1/12/16).
"Kalau kemajuan teknologi informasi tidak dimanfaatkan masyarakat justru akan membuat berbagai masalah," ucapnya.
Walikota menambahkan, pelayanan kepada masyarakat Kota Pekalongan sekarang ini sebagian telah menggunakan berbagai teknologi. 
"Sehingga kalau semua masyarakat sudah lebih paham dan terbiasa dengan penggunaan  teknologi maka urusan layanan masyarakat yang berhubungan dengan penggunaan teknologi akan jauh lebih cepat, mudah dan murah," paparnya.
Untuk itu peran Dewan TIK yang sudah terbentuk tersebut harus terus mengedukasi masyarakat tentang perkembangan teknologi informasi yang semakin maju.
Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) telah memberikan pelatihan-pelatihan kepada seluruh lapisan masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi informasi.
"Jadi Diskominfo membuka kesempatan kepada siapa saja yang mau belajar teknologi informasi," ujarnya.
Di tingkat RT, kata Walikota, kita sudah berikan fasilitas berupa komputer untuk dimanfaatkan belajar. Namun bagi yang belum ada fasilitas tersebut maka akan dianggarkan pada tahun depan.
"Saya berharap dengan adanya fasilitasi tetsebut, masyarakat Kota Pekalongan akan lebih paham dan pintar tentang IT," tandasnya.
 FGD yang digelar mengambil tema Menakar konsep smart city dihadiri oleh masyarakat, pemerhati TIK dan kalangan perguruan tinggi.

Post a Comment Blogger

  1. Silahturahmi nih mas sambil baca-baca artikel dari Pekalongan..hehhee

    ReplyDelete

 
Top