0 Comment
Pekalongan News
Dandim beri wasbang dalam komunikasi sosial yang digelar Kodim 0710/Pekalongan di Aula SMK Arrohmah, Watussalam Buaran Kabupaten Pekalongan
Pekalongan
Kodim 0710/Pekalongan menggelar Komunikasi Sosial dengan 400 orang audien yang terdiri dari Muspika, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan pelajar di Auala SMK Arrohmah, Watussalam, Buaran, Kabupaten Pekalongan, Senin (21/11/16).

Situasi yang berkembang saat ini pasca demo besar-besaran dan jelang demo besar yang akan digelar 25 November mendatang menurut Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Riza Anom Putranto menjadi isu penting yang berpotensi menimbulkan polemik di tengah umat dan masyarakat.

Dandim mengatakan, campur tangan asing berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang senantiasa memelihara kebinekaan. 
"Mereka masuk melalui celah potensi perpecahan di kalangan masyarakat dan dengan pengaruh politik," kata Dandim.
Dandim melanjutkan, melalui demo yang akan digelar 25 November yang akan datang semua kepentingan akan masuk termasuk asing. Untuk itu saya mengharapkan, masyarakat mempercayakan persoalan tersebut kepada ulama, para pemimpin agama dan pemerintah untuk menyelesaikannya.
"Kita yang di sini tidak usah ikut-ikutan turun ke jalan apalagi sampai harus ke jakarta untuk menyampaikan aspirasi," ujar dandim.
Selain persoalan persatuan dan kesatuan, kata Danim, negeri ini juga sedang dalam bahaya darurat narkoba. Dampaknya sudah sangat meresahkan masyarakat.
"Narkoba telah menjadi hantu di tengah umat dan masyarakat. Sudah banyak yang telah menjadi korban. Jangan sampai persoalan persatuan dan kesatuan merusak ke-bhinnekaan kita dan narkoba merusak generasi muda kita. Ungguh negara membutuhkan peran kita untuk menangkalnya," jelas Dandim.
Dandim mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melakukan pengawasan di lingkungan sosial. Mencermati keadaan dan mendeteksi sejak dini adanya hal-hal yang sekiranya dapat berpotensi membahayakan umat dan masyarakat.
"Tak usah segan dan takut, laporkan saja bila menemui yang mencurigakan. Kita akan tangani bersama dan tidak bertindak sendiri," tegas Dandim.

Post a Comment Blogger

 
Top