0 Comment
Walikota Pekalongan Lantik 89 Pejabat Eselon
Usai pelantikan, pejabat terlantik dapat ucapan dari Walikota Pekalongan
Kota Pekalongan
Walikota Pekalongan Alf Arslan Djunaid melantik 89 orang pejabat struktural eselon III dan eselon IV, Senin (29/8/16) di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan. Yang unik, pelantikan pejabat yang akan mengisi pos baru atau tetap tersebut, dilakukan pada malam hari. 
"Ini untuk pertama kalinya acara pelantikan dilakukan pada malam hari. Biasanya kan di pagi hari," ucap Walikota mengawali.
Pejabat terlantik menurut Walikota, seperti 'Tour of Duty' di kalangan militer. Hal yang biasa dan menyesuaikan dinamika yang sedang terjadi. Kita berikan kesempatan rekan dan teman yang lain untuk berkarya sesuai jabatan yang ada.

Sebagai anggota kabinet kerja kami, lanjut Walikota, kami akan maksimalkan komunikasi kepada pimpinan terutama mitra pemerintahan seperti Dewan.
"Untuk itu saya beri amanah agar bisa menjalankan misi dan visi sesuai tuntutan aspirasi warga Pekalongan," ujarnya.
Selain itu, pejabat terlantik juga akan menandatangani pakta integritas. Satu persatu di hadapan saya dan Wakil Walikota untuk memperkuat, agar bisa bersinergi. Terutama pejabat yang telah kami beri amanah.
"Saya memerlukan ASN atau birokrasi yang betul-betul 'Clean & Clear agar bisa menyukseskan visi dan misi saya," ungkap Walikota.
Lebih jauh Walikota mengatakan, pekerjaannya sebagai memimpin Kota Pekalongan masih banyak meninggalkan PR untuk bisa diselesaiakan seperti, penanganan bencana rob dan mengatasi kemacetan.
"Kita telah banyak terima kritikan. Dan ini akan nanti akan kita jawab kritikan tersebut dengan kerja," tukasnya.
Kendati merasa kekurangan pejabat, akan tetapi Walikota justru mengaku kelebihan stok pejabat di tingkat Kabid dan Kabag. Hal tersebut tentunya akan sedikit mempengaruhi kinerja.
"Kita akan tunggu stok yang baru, sehingga definitif dan sesuai aturan serta arahan dari Gubernur Jawa Tengah," jelasnya.
Sementara itu, pelantikan pejabat eselon 3 dan eselon 4 di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan banyak memunculkan berbagai kejutan. Dari mulai nama-nama yang muncul, pergeseran jabatan, waktu pelantikan hingga adanya pelantikan susulan karena tiada kehadiran beberapa pejabat yang bersangkutan.

Post a Comment Blogger

 
Top