1 Comment
Teken MoU, BI Dukung Konsep Smart City Kota Pekalongan
BI mendukung konsep Smart City yang sedang dirintis Kota Pekalongan


Kota Pekalongan
Konsep Smart City 2020 yang sedang dirintis Kota Pekalongan mendapat dukungan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tegal.

Diharapkan, konsep Smart City mampu mengatasi persoalan perkotaan seperti kemacetan, sampah, keamanan dan lain sebagainya dengan lebih cepat serta efisien.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso menyampaikan, bentuk dukungan tersebut tertuang dalam sebuah kesepakatan bersama, di mana MoU ditandatangani oleh Walikota Pekalongan dan Kepala Perwakilan BI Tegal, Joni Marsius.

"Pada pertemuan itu dicapai kesepakatan BI akan membantu mengembangkan ekonomi Kota Pekalongan dan membantu mengatasi permasalahan masyarakat melalui tekhnologi informasi," ungkap SBS, panggilan akrab Sri Budi Santoso, Senin (8/8/16).
Menurut SBS, BI berkeinginan mendorong Kota Pekalongan mewujudkan konsep Smart City karena sesuai dengan program pemerintah untuk percepatan elektronikasi disemua bidang. Termasuk dalan hal pembayaran yang semula manual menjadi elektronik.
"Dari pembayaran tunai menjadi non tunai serta pelaku keuangan yang sebelumnya bersifat ekslusif menjadi inlusif,” ucapnya.
Elektronifikasi dikatakan SBS akan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain memberikan kemudahan, kenyamanan dan rasa aman dalam bertransaksi, termasuk juga dapat meningkatkan dan memperluas akses pembayaran.
"Elektronifikasi juga menciptakan tranparansi sehingga sangat bermaanfaat bagi efisiensi perekonomian Negara,” terang SBS.
Sekarang ini, lanjut SBS, BI mengalihkan dukunganya ke Kota Pekalongan melalui konsep Smart City yang sedang dikembangkan.
"Kedepan, bantuan BI kepada petani yang terkena dampak rob akan dialihkan ke pengembangan Smart City yang ada di Kota Pekalongan," Tandas SBS.

Post a Comment Blogger

 
Top