1 Comment
Pemenang Lomba Film Pendek Pekalongan Movie Festival 2016 Diganjar ICT Movie Award
Gmbr ilustrasi pixbay
Kota Pekalongan
Salah satu upaya dalam pemberian ruang kreativitas para pegiat perfilman di Kota Pekalongan, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Pekalongan bersama Forum Film Pekalongan (FPP) direncanakan akan memberikan penghargaan ICT Movie Award kepada pemenang lomba film pendek dalam kegiatan Pekalongan Movie Festival tahun 2016.

Kepala Diskominfo Kota Pekalongan, Sri Budi santoso menginformasikan hal tersebut, Senin (29/8/16). Sementara pemberian penghargaan sendiri akan dilakukan dalam rangkaian acara pameran Inovasi dan Kreativitas Kota Pekalongan yang akan di mulai tanggal 1-4 September 2016 di GOR Jatayu Kota Pekalongan.
"Penghargaan akan diberikan pada tanggal 3 September mendatang. Dan penghargaan ini diharapkan nantinya bisa menjadi batu loncatan untuk even yang lebih besar lainya," jelasnya.
Dikatakan Sri Budi Santoso, kedepan rencananya kegiatan seperti ini akan diagendakan rutin tiap tahun dan nanatinya dapat jadi sarana pengembangan komunitas-komunitas film yang lebih luas.

Sri Budi Berharap, ajang kompetisi film pendek bagi sineas di Kota Pekalongan dijadikan motivasi untuk terus belajar dan berkarya untuk meningkatkan kemampuan termasuk salah satunya yang didahului dengan workshop sinematografi sebelumnya.

Untuk lomba film pendek semdiri, kata Sri Budi Santoso, diikuti oleh kelompok maupun perseorangan yang berdomisili, bekerja dan memiliki aktivitas sehari-hari di Kota pekalongan.
"Untuk film yang dilombakan memiliki panjang durasi maksimal 5 menit. Sedangkan bentuk bentuk filmnya Iklan Layanan Masyarakat," ungkapnya.
Sebanyak 5 tema lomba yang dikatagorikan dijelaskan Sri Budi Santoso, antara lain, Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan, masuk dalam tema pendidikan. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, masuk dalam tema Pelayanan Publik. Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Berbasis Potensi Lokal, masuk dalam tema Ekonomi. Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana, masuk tema Sarpras dan yang terakhir Pengembangan Teknologi Informasi Berbasis Komunitas, masuk tema IT serta Pelestarian Budaya dan Kearifan Lokal, masuk tema Budaya.
"Saat ini sudah ada sekitar 18 film pendek yang telah didaftarkan sebagai peserta," terang Sri Budi.
Dan untuk juri, lanjutnya, selain ada unsur dari Diskominfo yang mewakili pemerintah, juga ada dari masyarakat serta praktisi media.

Post a Comment Blogger

 
Top