1 Comment
Deklarasi Relawan Dukung Agus Condro Nyalon Bupati
Perwakilan relawan Agus Condro se Batang melakukan deklarasi mendukung Agung Condro maju sebagai calon Bupati Batang pada Pilkada yang akan datang


Kabupaten Batang
Ratusan relawan dari berbagai elemen di Kabupaten Batang mendeklarasikan diri untuk mendukung Agus Condro untuk maju sebagai Bupati Batang dalam Pilkada mendatang. Dukungan tidak saja datang dari para relawan, tapi beberapa tokoh di Batang juga terlihat mendukung Agus Condro seperti pengusaha Edy Christian dan pengasuh Popes Nurul Anwar Batang, KH Nur Yasin.

Edy Christian mengatakan, sekarang ini jarang ada orang berani jujur apalagi berani memenjarakan dirinya sendiri untuk membela kebenaran.

"Agus Condro itu salah seorang yang berani jujur meski harus dipenjara dan dimusuhi oleh partainya sendiri," Kata Edy, Senin (15/8/16) saat memberikan testimoninya di atas panggung dalam acara deklarasi yang digelar di Gedung Pemuda NU Batang.
Edy menyampaikan, di era politik sekarang ini tidak ada tokoh sejujur Agus Condro, orang tahu seperti apa Agus Condro itu. Makanya Agus Condro pantas untuk memimpin Batang. Karena, berani jujur itu hebat.

Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Kabupaten Batang Sujatmiko dalam orasinya menegaskan, kalau dirinya datang dalam acara tersebut hanya untuk mendukung dan memenangkan Agus Condro menjadi Bupati Batang.
"Saya berharap, relawan-relawan di sini menjadi tim susah bukan tim sukses. Karena sukses itu nanti setelah Agus Condro berhasil memenangkan Pilkada sebagai Bupati batang," tegasnya.
Sementara itu mantan anggota DPR RI Agus Condro dalam pesan kepada relawan menyebutkan, sebagai orang yang didukung oleh relawan, dirinya tidak sekedar maju sebagai calon Bupati Batang dalam Pilkada nanti, akan tetapi juga telah beberapa kali menjalani Fit And Proper Test dan wawancara dari beberapa partai besar sebagai bekal.
"Karena menjadi Bupati itu harus bisa menjadi figur yang bermanfaat bagi rakyat Batang," ucapnya.
Agus juga menegaskan, Kalau saya harus menyediakan 400 ribu amplop berisi uang Rp 25 ribu demi untuk bisa maju menjadi calon yang didukung oleh partai, maka saya memilih untuk tidak diberi rekomendasi saja.
"Kalau hanya sekedar menyediakan uang Rp 10 miliar kita usahakan pasti mampu. Tapi saya tidak akan melakukan suap. Saya tidak diberi rekomendasi juga tidak apa-apa. Karena saya punya strategi sendiri untuk mematahkan money politic," jelasnya.
Dituturkan Agus, dalam berpolitik kalau kita mengawali proses tersebut dengan judi maka kita tidak akan mendapatkan pilkada dan pemimpin yang tidak berkualitas juga.
"Saya mau jadi Bupati kalau hanya untuk menyenangkan kalian semuanya, lebih baik saya tidak usah jadi Bupati sekalian," tukasnya.
Batang harus memulai pemilihan kepala daerah yang berkualitas, lanjut Agus, dan Batang harus mampu menjadi contoh Pilkada yang berkualitas tanpa money politic dan pesan para seponsor.
"Siapapun yang terpilih sebagai Bupati, harus melalui Pilkada yang berkualitas dan Bupati yang harus berkualitas juga," tandasnya.

Post a Comment Blogger

 
Top