2 Comment
Ketua DPD KNPI Jawa Tengah Fadia Arafiq saat memberikan pernyataan usai pelantikan KNPI Kota Pekalongan


Kota Pekalongan
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah, Fadia Arafiq menyebut sudah tidak ada lagi dualisme kepemimpinan DPD KNPI di Kota Pekalongan setelah dilantiknya Hendri Setyawan sebagai Ketua yang baru.
"Terbitnya Surat Keputusan (SK) Kemenkumham pada Bulan Febuari otomatis mengugurkan Ketua KNPI yang lama. Hal tersebut telah mengaskan di dalamnya sudah ada surat pemberhentian SK yang lama," ungkap Fadia Arafiq usai pelantikan pengurus dan Ketua baru terpilih DPD KNPI Kota Pekalongan, Rabu (24/8/16).
Fadia Arafiq juga menegaskan bahwa SK tersebut juga turut mengesahkan KNPI di bawah kepengurusan Ketua Umumnya Mas Fahd Arafiq.

Selanjutnya KNPI Kota Pekalongan yang sah harap Fadia, pemudanya bisa bersatu serta tidak memilih warna. Dan apabila ada pencairan dana hibah pemerintah tidak di bawah kepemimpinan KNPI yang sah, Mas Fahd Arafiq, maka itu bisa dianggap sebagai temuan yang bisa diperiksa oleh pihak kejaksaan.
"Karena sudah ada yang terjadi di Jawa Barat mengembalikan dana hibah yang dicairkan tidak di bawah kepemimpinan kita," terang Fadia.
Ketua KNPI Kota Pekalongan terpilih, Hendri Setyawan mengatakan, jika masih ada yang melakukan aktivitas dengan mengatasnamakan DPD KNPI Kota Pekalongan, itu adalah tindakan ilegal.
"Karena sama dengan penyalahgunaan lambang, logo serta kop surat tanpa ada dasar hukum yang mereka punya," Tegas Hendri.
Kendati demikian, pihaknya tetap membuka diri untuk tetap bersilaturahmi dengan teman-teman KNPI sebelah yang dulu pernah bergabung bersama.
"Kami tidak akan menutup mata. Kami secara bersama mengajak untuk satu tujuan Kota Pekalongan," tutupnya.

Post a Comment Blogger

 
Top