0 Comment
Peluang Menjadi Pengusaha Di Kota Pekalongan Besar, Ini Buktinya
Wakil Walikota Pekalongan Saelani Maghfudz dan Kepala Disperindagkop Kota Pekalongan Supriyono berkeliling stand pameran Pekalongan Mikro Finance Expo 2016
Kota Pekalongan
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Supriyono mengatakan bahwa usaha mikro di Kota Pekalongan masih tergolong lemah. Sebab, dari total penduduk yang yang mencapai angka 293.000 jiwa lebih, hanya ada sekitar 9.600 pengusaha. Artinya prosentasenya masih tergolong kecil kalau diukur dari rasio jumlah penduduk.
"Idealnya sih 10 persen dari jumlah penduduk, tapi di Kota Pekalongan hanya ada 9.600 pengusaha saja. Masih tergolong lemah sekali,” ujarnya dalam pembukaan acara Pekalongan Mikro Finance expo 2016.
Untuk mendorong upaya peningkatan angka tersebut, Supriyono menyampaikan, selain menggelar kegiatan pameran seperti ini, Pemerintah Kota juga rajin memberikan pengetahuan manajemen, pemanfaatan tekhnologi dan memberikan kemudahan ruang akses permodalan.
"Kita dekatkan UMKM dengan lembaga keuangan resmi. Karena ada kecenderungan mereka (UMKM) enggan datang ke lembaga keuangan resmi," terangnya.
Dari keengganan tersebut mereka akhirnya didatangi oleh lembaga keuangan yang justru memberatkan UMKM sendiri.
"Dalam expo ini, para pelaku UMKM tidak hanya disuguh kan berbagai pameran lembaga keuangan dan Kantor penyedia jasa keuangan saja, melainkan diberi pengeta huan untuk mengakses modal yang mereka butuhkan," tutur Supriyono.
Kegiatan Pekalongan Mikro Finance Expo 2016 sendiri dibuka oleh Wakil Walikota Pekalongan Saelani Maghfudz. Dalam pembukaanya, Saelani menghimbau kepada UMKM untuk hati-hati melakukan transaksi modal.
"Untuk mengembangkan usaha, pelaku UMKM harus pandai dalam memilih lembaga keuangan sebagai mitra usahanya," ingatnya.

Post a Comment Blogger

 
Top