0 Comment
HIRUK PURUK LOJI KU
Sungai Loji

…Tertunduk suntuk di galau bisu,

Terbujur sungkur di halau hulu.

Hasrat angin sepoi mendera mengeja semilir,

Tiada sesibak ceria pun tersimak menggapai penghujung hilir.

Hitam legam laksana naga puspa kresna menggeliat merayapi 

Tiap liku,

Melipur birunya langit nan tak mampu lagi bercermin di tiap 

Kilau permukaan.

Hijau dedaunan meluntur meranggas,

Kecipak Sapu-sapu tertelan senandung senyap keheningan.

Teronggok pun terhanyut sampah menggelar mozaik menuai 

Kecap sumbang burung hantu.

Gelontor  demi gelontor limbah tak berbatas tak berujung 

Akhir…

Adakah segantang perduli secawan himbau-hirau menepis 

ketepurukan ini…

~Arry Anand~

Post a Comment Blogger

 
Top