googlesyndication.com

 Kota Pekalongan-
Dua jam sebelum tugas rutin pengawalan kegia tan pasar tiban di lapangan rabu (21/5/14) Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) yang terdiri Cam at sekota Pekalongan,Lurah beserta jajaranya,Sat pol PP dan dishub di bekali arahan langsung dari Walikota guna pemantapan tugas di ruang paripu gedung DPRD setempat.
Walikota berjanji bahwa akan bertanggung jawab sepenuhnya apabila terjadi hal tak di inginkan  menimpa jajaranya agar tak ragu dan mundur dari tugas.
Dalam arahanya walikota berpesan agar jangan menerima sesuatu pemberian dari pedagang pasar tiban apalagi itu sifatnya dapat mempengaruhi kebijakan.pihaknya tidak ada niatan untuk meng hilangkan rezeki orang karena pasar tiban sudah ada banyak kepentingan ekonomi dari kegiatan terse but.Walikota juga menekankan agar jangan memberikan komentar ke media terkait pasar tiban.
''Tidak ada perundingan untuk pasar tiban kalau arahnya penolakan relokasi.Negoisasi berlaku hanya
untuk kapan bersedia di relokasi,kebijakan ini harus di jalankan apapun resikonya,termasuk hasil pem ilu kemarin yang turun saya tidak peduli,pokoknya program ini harus jalan jabatan saya taruhanya''te gas walikota.
Walikota mengungkapkan ada dukungan 400 warga keraton tentang kebijakan relokasi,NU,Muham madiyah,Al-Irsyad,FPI dan sejumblah ormas islam lainya juga mendukung relokasi apalagi komit men kepolisian yang tidak akan mengeluarkan ijin untuk parti.Walikota sangat menyayangkan ada relawan yang di katakan preman dan di tangkap dan ada yang sampai di tetapkan sebagai tersangka padahal mereka relawan yang mendukung kebijakan relokasi bahkan salah satunya adalah santri.
''Saya sangat sayangkan kepolisian tidak menangkap perusak fasilitas negara seperti mobil maupun yang lainya padahal jelas itu juga melanggar hukum sementara relawan malah di tangkap''keluh Walikota.
Walikota Pekalongan  Basyir Achmad mengatakan akan turun kejalan meninjau lokasi pasar tiban agar dirinya tahu persis kebijakan yang di jalankanya,akan tetapi tidak akan ada negoisasi di lapangan negoisasi hanya ada di kantor.''dishub yang mengatur kapan saya harus datang teknisnya biar dishub yang mengatur pasti saya kelapangan''ucap walikota








 
Top