-->

Palembang Diselimuti Kabut Asap , 42 Puskesmas Disiapkan untuk Warga Terdampak

Pekalongan News
Thursday, October 22, 2026, October 22, 2026 WIB Last Updated 2026-10-21T17:23:51Z

Palembang Diselimuti Kabut Asap , 42 Puskesmas Disiapkan untuk Warga Terdampak
Kabut Asap di kota Palembang
Pekalongannews, Palembang – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan. 

Kualitas udara dilaporkan masuk kategori berbahaya, sehingga memicu kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Asap terpantau menyelimuti sejumlah kawasan di Palembang. Bau asap juga tercium kuat di beberapa lokasi, sementara upaya pemadaman kebakaran masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, Rabu, 21/10/2026.

Karhutla dilaporkan terjadi di lima kabupaten, yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kondisi lahan gambut yang mengering membuat api mudah menyebar. Keterbatasan sumber air dan angin kencang turut menjadi kendala petugas dalam memadamkan kebakaran.

Berdasarkan data dalam laporan tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 200 hingga 300 hektare per hari. Sementara itu, kemampuan pemadaman petugas dilaporkan sekitar 10 hektare per hari.

Kesenjangan tersebut menunjukkan besarnya tantangan dalam mengendalikan kebakaran, terutama di kawasan lahan kering dan gambut. Petugas berupaya memutus titik api agar kebakaran tidak meluas ke wilayah sekitarnya.

Namun, angka tersebut masih memerlukan pembaruan dari instansi berwenang untuk memastikan perkembangan luas kebakaran dan hasil penanganan terbaru.
Dampak kabut asap juga dirasakan di sektor pendidikan. 

Setelah hampir sebulan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), sekolah-sekolah di Palembang kembali menggelar pembelajaran tatap muka selama dua hari terakhir hingga 21 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung ketika kondisi udara masih menjadi perhatian. Anak-anak yang berangkat ke sekolah berisiko terpapar udara tidak sehat.

Pemerintah masih memantau perkembangan situasi untuk menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya. Keputusan tersebut perlu mempertimbangkan keselamatan siswa dan tenaga pendidik sekaligus keberlangsungan proses belajar.

Pemerintah Kota Palembang menyiapkan 42 puskesmas sebagai ruang aman asap. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi mengenai gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Warga, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan, diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap menebal. Masyarakat juga perlu segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan yang memburuk.

Komentar

Tampilkan

No comments:

TERKINI