Dalam seleksi tahun 2026, Mahkamah Agung menyediakan sebanyak 208 formasi Calon Hakim. Formasi tersebut tersebar pada tiga lingkungan peradilan, yakni Peradilan Umum, Peradilan Agama, dan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN).
Dari jumlah tersebut, 85 formasi dialokasikan untuk Peradilan Umum, 114 formasi untuk Peradilan Agama, dan 9 formasi untuk Peradilan TUN.
Khusus Peradilan Agama, terdapat 104 formasi kebutuhan umum serta 10 formasi khusus yang masing-masing terdiri dari lima formasi untuk Papua dan lima formasi untuk Aceh.
Sementara itu, Peradilan Umum membuka 75 formasi umum, lima formasi khusus Papua dan lima formasi khusus Aceh. Sedangkan Peradilan TUN menyediakan lima formasi umum, dua formasi khusus Papua dan dua formasi khusus Aceh.
Meski demikian, rekrutmen tersebut tidak diperuntukkan bagi masyarakat umum. Seleksi Calon Hakim 2026 ditujukan bagi PNS aktif di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya.
Sejumlah persyaratan juga harus dipenuhi peserta. Di antaranya merupakan PNS aktif, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi yang dipilih, berusia paling tinggi 36 tahun pada saat pendaftaran, sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat.
Peserta juga diwajibkan memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL PBT/ITP 450, TOEFL iBT 45, atau IELTS 5.0.
Khusus calon hakim Peradilan Agama, terdapat persyaratan tambahan berupa beragama Islam serta memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab kuning.
Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 1 Oktober hingga 2 November 2026 pukul 23.59 WIB. Peserta diwajibkan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan Mahkamah Agung.
Proses seleksi nantinya meliputi seleksi administrasi dan sejumlah tahapan pengujian lainnya. Peserta yang dinyatakan lulus harus bersedia ditempatkan pada pengadilan tingkat pertama di seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan organisasi.
Mahkamah Agung juga mengingatkan peserta agar berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh informasi mengenai seleksi hanya dapat dipercaya apabila berasal dari kanal resmi Mahkamah Agung.
Bagi calon peserta yang ingin mengetahui persyaratan secara lengkap, jadwal tahapan seleksi dan melakukan pendaftaran, informasi resmi dapat diakses melalui portal rekrutmen Mahkamah Agung.
Link Pendaftaran Resmi:
https://rekrutmen.mahkamahagung.go.id/
Sumber Informasi:
Mahkamah Agung RI – Pengumuman Seleksi Calon Hakim 2026
Dengan dibukanya seleksi tersebut, MA berharap kebutuhan hakim pada lingkungan peradilan dapat terpenuhi sehingga proses penegakan hukum dan pemberian keadilan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal.



No comments:
Post a Comment