googlesyndication.com

0 Comment
Kota Pekalongan Bidik Eliminasi Kusta Tahun Ini, Dinkes Beri Obat Pencegah
Pekalongannews - Kota Pekalongan menetapkan target ambisius untuk menghapus penyakit kusta dari wilayahnya tahun ini.

Dalam upaya ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah meluncurkan program pemberian obat kemoprofilaksis kepada masyarakat guna mencegah penyebaran penyakit mematikan ini.

Menyusul adanya 37 kasus kusta pada tahun 2023 di Kota Pekalongan, Dinkes mengambil langkah proaktif dengan menggelar program pemberian obat kemoprofilaksis secara massal.

Jika ada kejadian kasus baru tahun ini, pihak Dinkes siap menjalankan program serupa dengan mendatangi langsung masyarakat untuk memberikan obat pencegah.

Indayah Dewi Tunggal, Pengelola Program Kusta Kota Pekalongan, menjelaskan bahwa obat kemoprofilaksis ini dirancang untuk mencegah penyakit kusta.

"Kemoprofilaksis adalah obat pencegahan penyakit kusta, hanya satu dosis obat saja diberikan. Saya harap masyarakat Kota Pekalongan bersedia untuk meminumnya," ujarnya dengan tegas.

Diharapkan, program ini dapat membantu Kota Pekalongan mencapai status bebas kusta pada tahun ini.

Sasaran program ini meliputi semua individu yang memiliki kontak dengan pasien kusta, termasuk anggota keluarga, tetangga, dan rekan kerja.

"Obat ini memiliki efek samping ringan seperti mual, tetapi satu dosis obat ini dapat memberikan perlindungan hingga 60 persen selama minimal 2 tahun," tambah Indayah.

Lebih lanjut, Indayah menjelaskan bahwa penularan penyakit kusta terutama melalui droplet atau kontak langsung dengan penderita kusta.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker, dan dengan mengonsumsi obat kusta, penularan penyakit ini dapat dicegah.

Sementara itu, Siti Nurhayati, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas Kusuma Bangsa Panjang Wetan, menekankan pentingnya deteksi dini dalam menangani kasus kusta.

"Kami melakukan penjaringan di sekolah dan program RPS untuk mengidentifikasi kasus kusta sejak dini. Jika terdapat indikasi penyakit kusta, pasien akan dirujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjut dan pengobatan," ungkapnya.

Puskesmas Kusuma Bangsa juga telah menyediakan ruangan khusus untuk pasien kusta, sehingga mereka tidak perlu antre di luar. Tim medis standby untuk memberikan konsultasi dan perawatan kepada pasien.

"Dengan rutin minum obat, kami berharap para penderita kusta dapat terhindar dari menjadi sumber penularan penyakit ini di Kota Pekalongan," tegas Nurhayati.

Dengan langkah-langkah preventif dan deteksi dini yang dilakukan oleh pihak terkait, diharapkan Kota Pekalongan dapat segera terbebas dari ancaman penyakit kusta, menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.

Dengan fokus pada pencegahan dan perawatan yang efektif, Kota Pekalongan bergerak maju menuju eliminasi penyakit kusta dalam waktu dekat.

Post a Comment

 
Top