googlesyndication.com

Rizal Bawazier Kenang Masa Kecil Saat Gelar Sunatan Massal Gratis Untuk 50 Anak Di Kota Pekalongan

Pekalongannews, Kota Pekalongan - Sebanyak 50 anak dari Pekalongan mengikuti kegiatan Sunatan massal yang diselenggerakan  Rizal Bawazier, Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), acara sunatan massal gratis yang bertempat di Khitan Senter, Kota Pekalongan, Jawa Tengah tersebut yang diselenggarakan dengan dukungan penuh dari pihak klinik setempat, Minggu 28 Januari 2024 .

Menurut Rizal Bawazier, banyak warga Kota Pekalongan yang menunjukkan minat besar terhadap kegiatan sunatan massal. Pihak klinik turut mendukung inisiatif tersebut.

"Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kita untuk memberikan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Rizal kepada Pekalongannews pada pagi hari sebelum acara dimulai.

Rizal Bawazier menyatakan bahwa program sunatan massal ini tidak hanya menjadi kegiatan sekali-sekali, tetapi akan dijadikan program rutin. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat yang memperlihatkan harapan besar terhadap pelaksanaan sunatan massal.

“Dulu saya lupa, tapi ketika saya melihat anak-anak tadi, saya jadi teringat. Dulu saya juga merasakan ketakutan," ungkap Rizal Bawazier Sambil menyempatkan diri melihat proses khitan

Ia mengungkapkan perasaannya yang terhubung dengan masa kecil sambil tersenyum.

Muhammad Johan, ketua panitia sunatan massal, menyebutkan bahwa sebanyak 50 anak mengikuti khitanan massal ini.

Pihak panitia terpaksa menghentikan proses khitan di angka tersebut karena adanya keterbatasan waktu. Meski demikian, Johan menyambut baik antusiasme warga dan menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala.

Selain proses khitan, panitia juga memberikan hadiah kepada anak-anak yang ikut serta. Hadiah-hadiah tersebut meliputi peci, baju Koko, sarung, dan sandal. Uang saku juga ditambahkan untuk memberikan kebahagiaan lebih kepada anak-anak.

Adanya dukungan dari donatur, termasuk Rizal Bawazier dan beberapa donatur lainnya, sangat berkontribusi dalam kesuksesan acara ini.

"Mudah-mudahan, seperti yang disampaikan oleh Pak Rizal, kegiatan ini bisa menjadi even tahunan, setidaknya sekali dalam setahun," harap Muhammad Johan, ketua Forsa Kota Pekalongan yang juga terlibat dalam panitia sunatan massal.

Dalam konteks transparansi dan integritas, Johan menekankan bahwa kegiatan ini tidak memiliki unsur kampanye. Pihak panitia sepenuhnya menuruti imbauan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan, menjaga agar kegiatan ini berfokus pada pelayanan sosial dan bukan ajang politik.

Acara sunatan massal ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan secara fisik, tetapi juga menciptakan momen kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga mereka.

Dengan adanya dukungan penuh dari pihak klinik, panitia, dan donatur, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Pekalongan.
 
Top