1 Comment
Kota Pekalongan -
Kepala Unit Implementasi Kebijakan Pembayaran Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tegal, Agus Harjanto, menyampaikan mayoritas pelaku sekaligus pemilik UMKM adalah perempuan.

"Di Indonesia pelaku UMKM terbanyak adalah perempuan," kata dia saat edukasi publik transaksi pembayaran digital bersama tim penggerak PKK Kota Pekalongan, Jum'at (27/5/2022).

Ia menjelaskan 52 persen dari 63,9 juta pelaku usaha mikro yang ada Indonesia  adalah perempuan. Kemudian 56 persen dari 193 ribu pemilik usaha kecil juga perempuan. 

"Lalu 34 persen dari 44,7 ribu pelaku usaha menengah diketahui juga perempuan, artinya perempuan memang penggerak ekonomi keluarga," terang dia.

Artinya, lanjut dia, perempuan memiliki kontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi nasional termasuk penggunaan transaksi digital.

Hasil laporan BI pada triwulan I 2022 menyebut nilai transaksi uang elektronik mengalami pertumbuhan hingga mencapai 42,06 persen year on year (yoy). 

"Hal yang sama juga terjadi dengan transaksi digital banking yang juga mengalami peningkatan hingga 34,90 YoY," katanya.

Ia berharap perempuan sebagai penggerak ekonomi juga perlu beradaptasi dalam memanfaatkan berbagai sarana ekonomi digital seperti yang BI sediakan di antaranya pembayaran digital QRIS, BIFAST dan CBP Rupiah.

"QRIS dan BIFAST ini merupakan layanan sistem pembayaran yang dirintis oleh Bank Indonesia, perempuan pasti suka karena cepat, mudah, murah, aman dan handal," jelas dia.

Sementara itu Ketua PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyebut 
sejauh ini sosialisasi keuangan masih menyasar pelaku UMKM dan belum menyentuh masyarakat umum yang juga sama membutuhkan edukasi tersebut.

Dengan adanya sosialisasi tentang transaksi digital bagi perempuan, kata dia, kader PKK dapat mengikuti perkembanganya hingga dapat menularkan kepada anggota maupun keluarga dan lingkunganya.

"Melalui literasi ini, para ibu dan keluarganya dapat memahami cara bertransaksi secara digital melalui banyak platform e-commerce yang lebih praktis, mudah, cepat dan efisien," tuturnya.

Post a Comment Blogger

  1. terimakasih infonya, saat ini transformasi digital sudah sangat merebak hingga sistem pembayaran pun berubah menjadi pembayaran digital yang lebih cepat dan mudah

    ReplyDelete

 
Top