0 Comment
Pekalongan News , Kabupaten Pekalongan - Tim gabungan dan relawan menghentikan pencarian Kharis (42) warga Desa Gembong, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, yang dilaporkan hanyut di Sungai Sengkarang, Minggu (11/4/2021).

Jasad Kharis ditemukan warga tertelungkup di pinggir sungai masuk wilayah Kedungwuni atau sejauh delapan kilometer dari lokasi awal kejadian.

Jasad Kharis ditemukan warga tertelungkup di pinggir sungai masuk wilayah Kedungwuni 
"Pencarian kami hentikan setelah korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia," terang Bripka Wahyoe Tri P, Komandan KP IX-1015 Dit Polairud Polda Jateng, Senin (12/4/2021)

Wahyoe menyampaikan, setelah penghentian pencarian dilakukan, tim gabungan yang terdiri dari anggota Polairud, Basarnas, Bagana, LPBNU, PMI, Polsek Kedungwuni, BPBD Kabupaten Pekalongan dan relawan serta warga, langsung melakukan proses evakuasi.

Disebutkan, korban dilaporkan hanyut oleh rekanya pada saat yang bersangkutan hendak buang air besar di sekitar bebatuan yang berlokasi di areal tambang galian c Sungai Sengkarang, Desa Pododadi, Kabupaten Karangayar.

"Sebelum hanyut karena terpeleset, korban sempat mandi dan buang air besar lalu rekanya yang hendak menolong mengalami kesulitan karena arus sungai sangat deras dan setelah dikejar sejauh 100 meter saksi yang juga rekan korban mencoba menghadang di aliran sungai masuk Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo sambil meminta bantuan warga," beber Wahyoe.

Tim gabungan setelah mendapatkan laporan musibah tersebut langsung melakukan pencariang dengan menyusuri aliran sungai hingga sejauh 2,5 kilometer, namun karena waktu dan cuaca tidak mendukung akhirnya proses pencarian dihentikan.

"Saat itu pencarian sempat dihentikan karena sudah petang dan terkendala hujan deras serta arus sungai dalam kondisi meluap," katanya.

Pencarian baru bisa dilakukan esok harinya hingga akhirnya Senin siang  korban berhasil ditemukan warga yang kemudian dilakukan proses evakuasi.

"Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit dan sudah dilakukan identifikasi serta menghubungi keluarganya," tutupnya.

Post a Comment Blogger

 
Top