0 Comment
Pemkot Pekalongan membangun tanggul darurat penahan banjir rob di 10 titik lokasi
Kota Pekalongan – Pemkot Pekalongan mengambil langkah darurat untuk mengatasi limpasan air rob di wilayah pesisir utara dengan membangun tanggul darurat di sepuluh titik yakni Degayu,Pabean Panjang Wetan , Pasir Kraton Kramat, Randujajar, Slamaran, Tanggul Kalimati Slamaran, Tirto Bremi, Tirto Meduri Dan Krapyak.

Kabid DPU PR Kota Pekalongan Khaerudin Menyebutkan Tanggul di sepuluh lokasi tersebut pengerjaannya sudah 30% dan akan dirampungkan selama 14 hari kerja dengan mengelontorkan biaya sekitar Rp3,3 miliar 

“Kalau Presentasi ini 30%target pengerjaan 14 hari untuk konstruksi tanggual darurat ini 732 meter nanti ketinggian dari permukaan sekitar 1, 2, “ jelasnya. 

Pembangunan darurat dari tumpukan karung tanah ini bersifat sementara atas status darurat banjir rob, adapaun penanganan jangka menengah ataupun jangka panjang Pemkot Kota Pekalongan akan berkordinasi dengan berbagai Pihak diantaranya Perusahaan umum perikanan Indonesia (Perumperindo) dan Pelabuhan perikanan nusantara Pekalongan (PPNP) . 

Selain pembangunan tanggul darurat penanganan ron di lokasi lainnya yakni dengan pengadaan pompa air dengan berkapasitas 500 liter per detik diantaranya untuk mengurangi genangan di jalan Patiunus , Jalan Surabaya dan Jalan Semarang. Pihak pemerintah juga mengimbau agar masyarakat turut andil dalam menjaga alam sehingga persoalan rob bisa ditangani bersama . 

Post a Comment Blogger

 
Top