googlesyndication.com

0 Comment
Mensos Juliari P Batubara mendatangi sejumlah lokasi pengungsian sekaligus menyerahkan bantuan
Kota Pekalongan - Banjir yang melanda pantura, khususnya Pekalongan, mendapat perhatian serius dari Menteri Sosial (Mensos). Dalam kunjuganya ke Pekalongan dan Pemalang, Mensos Juliari P Batubara, mendatangi sejumlah lokasi pengungsian sekaligus menyerahkan bantuan.

Di Masjid Dupantex, Tirto, Kabupaten Pekalongan, Mensos Juliari P Batubara, mengajak anak-anak pengungsi korban banjir bernyanyi bersama.

Sesekali Mensos juga memberikan hadiah bagi anak yang mampu menjawab pertanyaan.

Mensos Juliari P Batubara, mengatakan, pemerintah pusat ikut bertanggungjawab atas banjir yang terjadi di Pekalongan.

"Saya mewakili pemerintah pusat ikut bertanggungjawab. Saya kemari ingin melihat langsung kondisi pengungsi dan memberikan bantuan yang diperlukan," katanya, Rabu (25/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Mensos, menyerahkan bantuan beras satu ton serta bantuan logistik tahap I sebesar Rp 28,3 juta dan tahap II sebesar Rp 296,6 juta.
Baca Juga :
Bantuan diterima langsung oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, sekaligus melaporkan kondisi terkini banjir yang masih melanda beberapa wilayah.

"Banjir ini merupakan kiriman air hujan yang sangat ekstrim sehingga banyak wilayah terendam," terang Bupati.

Untuk meredam banjir, pemerintah daerah akan menempatkan pompa air berkapasitas 500 liter perdetik di Mulyorejo.

Selain itu untuk mengalirkan banjir langsung ke laut, tanggul melintang yang sebelumnya difungsikan sebagai penahan rob juga terpaksa dijebol.

"Sementara dijebol dulu untuk mengalirkan banjir ke laut, nanti setelah itu kita tutup kembali," jelas Bupati.

Normalisasi sungai juga menjadi prioritas penanganan banjir di Kabupaten Pekalongan. Rencananya sejumlah sungai dan saluran drainase akan dilakukan normalisasi.

"Karena ini masih dalam kondisi status tanggap darurat bencana maka penangananya pun masih darurat," ucapnya.

Post a Comment

 
Top