0 Comment
 Banjir kembali merendam ribuan rumah di Kota Pekalongan
Kota Pekalongan - Banjir kembali merendam ribuan rumah di Kota Pekalongan, pada
Senin (24/2/2020) pagi. Hujan deras yang turun sejak semalam menyebabkan sungai Bremi dan sungai Meduri meluap.

Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, menjadi lokasi terparah yang direndam banjir. Ketinggian air di pemukiman mencapai hampir satu meter dan di beberapa titik sudah di atas satu meter.

Asrofi (40) warga Tirto, menuturkan, banjir yang merendam pemukiman sejak dini hari menyebabkan ratusan warga kembali mengungsi ke lokasi yang aman.

"Padahal banjir sebelumnya baru surut dua hari yang lalu, namun pagi tadi banjir kembali datang bahkan lebih parah," ucapnya.

Dari laporan BPBD Kota Pekalongan, dampak banjir dirasakan di empat kecamatan, di mana Kecamatan Pekalongan Utara, hampir seluruhnya terendam banjir, Kecamatan Pekalongan Barat sebagian besar terendam, Kecamatan Pekalongan Timur dan Kecamatan Pekalongan Selatan hanya sebagian kecil yang terendam.
Baca Juga : 

Cerita Takwim Keluarga Pasien RSUD Kraton Yang Dua Kali Kebanjiran Dan Dua Kali Dievakuasi

Sementara jumlah pengungsi yang tercatat di Masjid Al Karomah sebanyak 401 jiwa, Mushola Al Ikhsan 90 jiwa, Aula Kecamatan Pekalongan Barat 164 jiwa dan ratusan jiwa lainya tersebar di beberapa titik.

Sedangkan di Stadion Hoegeng yang menjadi posko utama bencana tercatat ada 151 pengungsi.

Kalak BPBD Kota Pekalongan, Samintha, membenarkan banjir kali ini lebih besar dan sebarannya lebih luas.
Baca Juga :

Banjir, Puluhan Pasien Dievakuasi Dan Pelayanan RSUD Kraton Lumpuh

Demikian juga dengan jumlah pengungsi mengalami peningkatan dibanding jumlah pengungsi di banjir sebelumnya.

"Banjir sebelumya total ada 1436 pengungsi sedangkan banjir kali ini yang tercatat sementara saja sudah ada di angka 1623 jiwa," katanya.

Samintha memperkirakan, jumlah pengungsi masih akan bertambah lantaran semua data masih terus diperbarui.

"Kami masih terus melakukan monitoring dan melakukan upaya pemberian bantuan kepada warga terdampak maupun pengungsi. Nanti akan kami kabari terus perkembanganya," ujarnya.

Post a Comment Blogger

 
Top