0 Comment
Hujan Deras, Jalur Pantura Dan Dua Desa Di Kabupaten Batang Banjir 
Batang - Hujan deras yang melanda pada Sabtu malam hingga Minggu pagi mengakibatkan banjir di Kabupaten Batang. 

Akibat hujan deras yang terjadi sempat mengakibatkan jalur pantura tepatnya di depan Mapolsek Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten Batang tergenang banjir hingga mencapai ketinggian sekitar 50 cm. 

Akibatnya, arus kendaraan baik dari arah timur (Semarang) maupun barat (Pekalongan) sempat mengalami macet karena banyaknya kendaraan kecil yang terjebak banjir dikarenakan arus banjir sangat deras. 

Kapolres Batang AKBP Abdul Waras langsung memimpin sejumlah personel Polres Batang untuk mengurai kemacetan. Petugas mengatur laju kendaraan, baik dari arah Timur maupun Barat. 

"Selain mengatur arus kendaraan, sejumlah personel juga melakukan upaya untuk mempercepat agar ketinggian air cepat surut. Selain itu, juga mengarahkan kendaraan kecil agar tidak masuk ke genangan air yang dalam," jelas Kapolres. 

Selain itu, luapan sungai Sambong yang mengalir di wilayah Desa Klidang Wetan juga membuat sejumlah perkampungan tergenang air. 
Untuk memantau kondisidi wilayahnya, Bupati Batang, Wihaji terjun langsung ke sejumlah titik dan memantau kondisi Klidang Lor. Ditemani Kepala BPPD dan Camat Batang, serta Kabag Humas, Bupati juga memantau kondisi di wilayah lainnya melalui pesawat HT. 

“Hari ini curah hujan di Kabupaten Batang cukup tinggi, hingga menyebabkan dua desa tergenang air sampai masuk ke rumah warga. Selain itu, jalur Pantura juga ikut tergenang,” ujar Bupat Batang, Wihaji disela-sela pemantauan bersama Wakil Ketua DPRD setempat, Nur Untung Slamet, Kepala BPBD, Kabag Humas dan juga Camat Batang. 

Untuk menangani banjir, bupati telah menginstruksikan pihak BPBD dan PMI untuk melakukan evaluasi warga yang sakit ataupun membutuhkan bantuan. “Alhamdulillah, sekitar jam 23.00 air sudah mulai surut dan daerah atas sudah tidak hujan lagi. Namun BPBD maupun PMI dan relawan masih tetap siaga,” tandas Wihaji. 

Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan meski dilanda banjir, hingga kini belum ada laporan warga mengungsi karena luapan air tidak terlalu tinggi. 

"Kami hanya mengevakuasi para korban ke tempat saudaranya. Namun, saat ini banjir sudah surut dan belum ada warga yang mengungsi," demikian Ulul Azmi. 

Lanjut Ulul Azmi wilayah yang tergenang air tersebut memang menjadi langganan banjir jika curah hujan tinggi dan tak kunjung reda sehingga menyebabkan sungai Sambong meluap. 

"Tadi malam itu yang baru di wilayah Pantura Tulis, yang lain memang sudah menjadi langganan banjir karna luapan sungai sambong tapi alhamdulillah kondisi itu sudah berangsur surut sekitar pukul 01.00 dini hari," jelasnya.

Post a Comment Blogger

 
Top