0 Comment
Sebanyak 57 anggota Panwascam Kabupaten Pekalongan, yang akan bertugas pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, disumpah dan dilantik
Kabupaten Pekalongan - Sebanyak 57 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Pekalongan, yang akan bertugas pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, disumpah dan dilantik, Senin (23/12/19). 
Pengambilan sumpah sekaligus pelantikan dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dzulfahmi, disaksikan sejumlah pejabat Forkominda dan Komisioner KPU setempat.

Komisioner Bawaslu Divisi SDM, Nur Anis Kurlia, menyampaikan, ke-57 anggota Panwascam terlantik akan bertugas mulai Januari 2020. "Selama 11 bulan mereka akan bertugas sesuai tahapan pemilukada dari Januari hingga November nanti," terangnya.

Dia menjelaskan, dari 57 anggota Panwascam yang baru dilantik, 38 di antaranya merupakan wajah baru, sedangkan sisanya pernah bertugas di periode pemilukada sebelumnya. "Sedangkan tahapan awal yang nanti akan dihadapi Bawaslu adalah mengawasi proses perekrutan PPK di KPU," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, berpesan agar fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu harus mengedepankan azas keadilan atau tidak memihak kepada salah satu calon. "Ini penting, selain harus bersikap objektif, Bawaslu juga harus memahami kultur patronisme yang banyak dianut masyarakat Pekalongan," katanya.

Bupati menjelaskan, pengalamanya empat kali mengikuti proses pemilihan secara akademik bisa dijadikan teori.

Maknanya apa, lanjut Bupati, budaya patronisme masyarakat Pekalongan masih kuat sehingga menurut apa kata kyai, karena mayoritas atau 98 persen muslim dan ada juga patron ketokohan baik formal maupun non formal. "Adanya kulture tersebut maka Bawaslu sebaiknya sering turun ke bawah mengenalkan diri kepada masyarakat dan banyak bertemu patron, sehingga mudah menemukan solusi bila terjadi masalah dalam proses demokrasi. Tapi Insya Allah selama ini Kabupaten Pekalongan selalu kondusif," paparnya.

Post a Comment Blogger

 
Top