0 Comment


Wihaji Membuka MTQ Tingkat Kabupaten Batang
Kabupaten Batang - Bupati Batang Wihaji membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat Kabupaten Batang di pendopo Kabupaten setempat, Sabtu (7/9/19).

Sebanyak 480 peserta dari perwakilan masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Batang mengikuti MTQ tersebut dan ada 32 Cabang golongan yang diikuti oleh para pelajar dan umum se Kabupaten.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono, Wakapolres Batang Kompol Hartono, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Batang Retno Dwi Irianto, dan para tamu undangan dan segenap pemangku kepentingan.

Bupati Wihaji mengatakan, bahwa zaman sekarang banyak umat islam yang Hafidz Al Qur’an atau hafal Al Qur’an, namun tidak sedikit pula yang berperilaku tidak baik dan juga tidak bisa menjadi tauladan serta tuntunan bagi sesama.

"Oleh karena, jadilah Hafidz yang bisa jadi tauladan bagi semua umat," kata Wihaji saat membuka MTQ.

Wihaji menuturkan, Jangan sampai baca Qur’an nya baik dan banar namun perilakunya tidak Qur’an ni dan tidak bisa menjadi thauladhan, jadilah Hafidz yang jadi thauladan bagi semua umat. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Batang Sabtu (7/9/2019).

Lebih lanjut Wihaji menjelaskan, bahwa MTQ sekarang jauh beda dengan zaman dahulu, karena dulu kegiatanya sangat diapresiasi dan didukung sepenuhnya oleh pemerintah baik pemerintah daerah provinsi maupun pusat, untuk tingkat nasional pasti dibangun gedung untuk perlombaan hingga meriah.

"MTQ sekarang sudah dianggap biasa saja, karena menganggap dakwah dan siar Islamnya sudah berjalan dengan baik," jelasnya.

Kendati demikian, Pemerintah sekarang ini justru mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang luar biasa terhadap penghafal Al Qur’an, karena pemerintah akan mempermudah bagi para Hafidz AL Qur’an untuk masuk di institusi pemerintahan, baik di ASN, TNI maupun Polri, tentunya dengan melalui mekanisme aturan.

"Apresiasi ini menandakan bahwa MTQ memiliki kemajuan yang luar biasa, sehingga penghafal bisa ikut berkontribusi dan mengabdi di jalur pemerintahan," kata Wihaji.

Ia berharap semoga hari ini ada bibit baru penerus MTQ yang semangatnya tidak hanya meraih juara, namun memiliki rasa handarbeni terhadap agama islam, bukan masalah ngaji saja tapi lebih dari itu, mereka bisa tauladan di lingkungannya dan bisa menjadi pemimpin yang bisa menjadi suri tauladan.

Ia juga menjanjikan bagi para peserta yang bisa menjadi juara dan berprestasi di tingkat Provinsi dan nasional akan mendapat penghargaan yakni beasiswa.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Batang Retno Dwi Irianto mengatakan, selain sebagai agenda tahunan MTQ kali ini juga dalam rangka ikut memeriahkan tahun baru Islam 1441 Hijriyah.

“Kegiatan seperti ini adalah sebagai media untuk meningkatkan pemahaman, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan keseharian kita bersama yang akan melahirkan Qori dan Qoriah yang handal bisa membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

Post a Comment Blogger

 
Top