Resmi Dilantik, GMPK Batang Siap Perangi Korupsi

November 23, 2017
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Bibit Samad Riyanto, Rabu (22/11/17) sore di Pendopo Kabupaten Batang mengukuhkan kepengurusan GMPK Batang berikut Dewan Pengawas GMPK yang dikomandoni oleh mantan anggota DPR RI, Agus Condro Prayitno serta Dewan Pembina, Sudjatmiko.

Ketua GMPK Kabupaten Batang terpilih, Taufik Surodjo menyampaikan, terbentuknya GMPK di Kabupaten Batang banyak menemui cobaan, salah satunya berupa cibiran maupun fitnahan namu hal tersebut malah membuat pihaknya merasa termotivasi untuk terus memerangi Korupsi.
"Sebelum dilantik, kami banyak dibully namun setelah dilakukan pelantikan kami akan bersikap tegas kepada pihak yang kedapatan memfitnah melalui upaya hukum," ujarnya.
Taufik menegaskan, GMPK Batang akan mengawal kebijakan Bupati Batang terpilih untuk memerangi korupsi, pihaknya akan membantu melakukan fungsi pengawasan terkait tindak penyalahgunaan keuangan negara.

Pada prinsipnya kehadiran GMPK tidak untuk mencari-cari kekurangan atau kesalahan Aparatur Sipil Negara (ASN) namun pihaknya hanya ingin bergandengan tangan untuk sama-sama saling mengingatkan agar tetap pada koridor hukum dan aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan pemerintahan di Batang.
"Kami juga akan bekerjasama dengan pihak penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan apabila terjadi temuan setelah sebelumnya melakukan klarifikasi terlebih dulu," terangnya.
Di kesempatan yang sama Ketua DPP GMPK, Bibit Samad Riyanto menambahkan, GMPK lahir atau terbentuk berdasarkan rasa prihatin atas maraknya prilaku korupsi yang sudah sedemikian menggurita sehingga membuat masyarakat geram.

Bibit menuturkan, prilaku korup sangatlah masive bahkan sudah sampai tingkat desa sehingga keberadaan GMPK di daerah bisa turut mengawasi penggunaan keuangan negara agar dan membantu pemerintah daerah dalam memberantas kejahatan keuangan yang merugikan negara.
"Harapanya GMPK di daerah bisa efektif melakukan pengawasan terhadap perilaku korup di masing-masing daerah," ucap Bibit.
Sementara itu Bupati Batang yang turut hadir bersama Muspida mengingatkan bahwa banyak ungkapan kalau kekuasaan itu cenderung korup dengan adanya pihak yang ingin membantu pemerintah daerah memerangi korupsi maka ia berharap agar ada perubahan menjadi kekuasaan cenderung memberikan manfaat.
"Saya ucapkan selamat, jadi silahkan secara bersama memerangi korupsi meski tidaklah mudah karena kesadaran haruslah dimulai dari pribadi kemudian kelompok yang lebih besar untuk sadar tidak korupsi," tandasnya. 

Share this

Related Posts