0 Comment
Sebanyak 700 personil gabungan akan diturunkan selama 16 hari atau H-7 hingga H+7 dan pada puncak arus mudik lebaran tahun ini. Diprediksi puncak arus mudik lebaran akan terjadi pada hari Jum'at dan Sabtu atau tanggal 23-24 Juni 2017.
"Karena pada puncak arus mudik sangat rawan maka kita akan sebar personil di setiap sudut kota," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kota Pekalongan, Slamet Prihantono, Selasa (9/5/17).
Slamet menyampaikan, Dinhub telah berkoordinasi dengan Polres Pekalongan Kota untuk mendirikan 25 Posko termasuk dua Posko Induk yang akan ditempatkan di THR dan di depan Matahari Mall.

Dari pihak Polresta, kata Slamet, akan menyediakan sejumlah kendaraan patroli yang akan terus mobile untuk mengurai kemacetan yang kemungkinan terjadi.

Untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi, lanjut Slamet, pihaknya akan menyiapkan Call Centre sekaligus mengaktifkan Variable Message dari ATCS yang berpusat di terminal kota.
"Kita nanti juga akan memaksimalkan ATCS, rambu RPPJ, TC, portal dan barikade serta Coint Down Timer dan Water Barrier," ujar Slamet.
Dan untuk persiapan kendaraan angkutan lebaran, sambung Slamet, pihaknya telah menyiapkan 83 bus AKAP, 300 bus AKDP, 160 angkutan kota, 73 taksi dan 10 bus cadangan.
"Semunaya disiapkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi lebaran," jelas Slamet.

Post a Comment Blogger

 
Top