0 Comment
Pekalongan News
 Fuad Ketua Petani bambu Trubus Desa Botosari,di lokasi kebub Bambu
Kabupaten Pekalongan
Sentra kerajinan sapu Di desa Botosari sangat pesat di mulai sejak tahun 90 an yang hanya dilakukan oleh segelintir pengrajin dengan model yang sederhana. Tapi, sekarang hampir seluruh masyarakat desa botosari membuatnya dengan model yang beragam dengan kata lain desa botosari sekarang menjadi sentra pengrajin sapu terbesar di kabupaten Pekalongan, bahkan tidak hanya di kabupaten pekalongan saja pemasarannya sampai Jawa tengah dan Jawa Timur yaitu Kedu, Boyolali, Kudus, Ngawi,Solo sampai Surabaya.

Banyak permasalahan yang muncul diantaranya harga bahan baku untuk membuat sapu membuat pengrajin sapu di Desa Botosari Paninggaran Kabupaten Pekalongan makin kesulitan untuk mengembangkan usahanya, Ketua Petani bambu Trubus Desa Botosari, Fuad mengungkapkan saat ditemui dikediamannya di desa Botosari.
"Dengan mahalnya bahan bambu yang semakin tinggi akhirnya para pengrajin bambu punya ide menanam bambu sendiri di pinggiran kali dan bantaran sungai, selama ini bambu jarang orang yang menanam biasanya yang sudah ada di tebang dan tidak menanam lagi akhirnya dari situ warga mulai menanam bambu,"Ungkapnya. 
Dengan alam yang indah ini yanag dihiasi air terjun,batu Payung, candi Tranggalek,wadas putih serta pemandangan alam yang indah akhirya munculah ide yang didukung Fadep kab pekalongan agar nantinya desa Botosari dibikin wisata bambu.
Baca Juga :
 "Dari awal kita belum kepikiran akan wisata bambu yang kita fokuskan adalah produksi sapu bukan hanya sekedar jual beli tapi benar benar ekonominya terangkat,ucapnya."
Desa botosari masih memiliki hutan lindung Srigayang yang membentang dari desa botosari hingga desa Bedagung seluas 91 ha dengan berbagai tumbuhan dan dihuni berbagi macam binatang diantaranya babi hutan, kijang,owa, ular dan berbagi jenis burung. Dari keberadaan hutan lindung ini memunculkan sumber-sumber mata air seperti mata air srigayang, sireges, dan gomblangan yang memberikan sejuta manfaat bagi penduduk desa botosari.
Geliat Ekonomi Sentra Kerajinan Sapu  Botosari Kabupaten Pekalongan
Pemandangan Dusun bambu Desa Botosari Kab Pekalongan
"Sedangkan bambu cendani sementara ini hanya bikin gagang sapu karena bambu cendani mempunyai nilai ekonomis yang tinggi bahkan di daerah seperti Wonosobo,Malang,Ngawi minta permintaan khusus dengan bambu cendani disamping lebih halus bambu cendani jarang terkena kutu dan kelebihannya semakin mengkilap kita tidak perlu menggunakan pewarna karena bambu cendani apabila dipanaskan sudah mengkilat sendiri,"pungkasnya.

Post a Comment Blogger

 
Top