0 Comment
pekalongan-news.com
Kades Rogoselo, Saronto
Pekalongan
Dengan adanya TMMD Reguler ke-98 di Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan diyakini sebagian pihak akan membawa dampak yang bagus bagi pembangunan daerah setempat.

Jalan baru yang nantinya akan menjadi sasaran fisik TMMD Reguler ke-98 akan dibuat tembus ke akses lokasi Festival Durian yang sudah menjadi gawe tahunan dan sudah dikenal mampu menyedot puluhan ribu orang untuk datang.

Berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, kawasan Sri Pudang (Sidoharjo, Rogoselo dan Pedawang) atau yang menjadi lokasi Festival Durian sangat susah diakses karena macet luar biasa sebab selain jalanya kecil dan sempit, jalur tersebut menjadi pelintasan utama pengunjung.

Alhasil, kemacetan sepanjang 7 kilometer terjadi perayaan panen masal durian atau sukuran petani durian di Sri Pudang. Untuk pelaksanaan Festival Durian tahunan ini, warga berikut panitia berharap jalan tembus tersebut bisa mengurai kemactan dan menjadi jalur alternatif yang bisa diandalakan warga dan pengunjung untuk melaksanakan Festival Durian tanpa ada kekhawatiran yang berlihan terkait rute yang dapat dilewati pengunjung.

Kepala Desa Rogoselo, Saronto mengaku membuat proposal pembangunan jalan tembus di desanya yang akan berdampak multifungsi bagi masyarakat. Selain akan memperlancar perekonomian warga, juga akan mampu sebagai upaya untuk menyiasati kemacetan pada saat pelaksanaan Festival Durian nanti.
"Rupanya apa yang saya inginkan bersambut, hasil koordinasi Pemkab dengan Kodim 0710/Pekalongan menetapkan Desa Rogoselo menjadi tuan rumah pelaksanaan TMMD Reguler ke-98," ungkap Saronto.
Keputusan Desa Rogoselo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan menjadi tuan rumah pelaksanaan TMMD ke-98 langsung didukung sepenuhnya oleh warga.
"Terus terang seluruh warga Desa Rogoselo senang dan siap mendukung penuh pelaksanaan TMMD pada bulan April mendatang," tandas Saronto. 

Post a Comment Blogger

 
Top