0 Comment
pekalongan-news.com
Antono dan Slamet R berpose bersamafoto Dok : Istimewa
Kabupaten Batang
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial kepada dua orang warga Kabupaten Batang, Minggu (19/2/17) di Hotel Millenium Sirih, Jakarta Pusat. Kedua orang warga Batang tersebut, Iptu Slamet R tinggal di Kertosari, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang Kota dan Antono warga Desa Kalisalak, Kecamatan Batang Kota, Kabupaten Batang.

Slamet R dan Antono diketahui telah puluhan tahun secara rutin mendonorkan darahnya secara suka rela lebih dari 100 kali. Atas kerelaanya selama puluhan tahun menjadi Donor Darah Sukarela (DDS) di PMI Batang, keduanya lantas diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan dari Wapres Jusuf Kalla.

Sehari-hari Iptu Slamet R bertugas sebagai Kanit Identifikasi Polres Batang, sedangkan Antono merupakan petugas Lapas Kelas IIA Kota Pekalongan, keduanya tiap tiga bulan rutin menjadi DDS di PMI Batang. Slamet dan Antono mendapatkan masing-masing sebuah cincin emas dan pin dari Wakil Presiden.

Penghargaan sama juga diberikan Ketua PMI Batang, Achmad taufik yang mengaku bangga atas prestasi dua warga Batang tersebut. Menurut Taufik, banyak warga Batang yang peduli dengan sesama, hal tersebut telah dibuktikan oleh kedua warga Batang tersebut.
"Saya sangat bangga karena masyarakat masih sangat membutuhkan transfusi darah dan itu merupakan sedekah yang sangat mulia bagi kemanusiaan," ucap Taufik yang juga Ketua PC NU Batang.
Dijelaskan Taufik, selama tahun 2017 ada empat pendodnor tetap di PMI Batang yang meraih penghargaan dari Propinsi Jawa Tengah karena telah 75 kali jadi DDS.

Mereka semua, kata Taufik, tiga diantaranya berprofesi sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang bernama Sukardi, Sugito dan Imam Setiawan, sedangkan seorang lagi Arifin, guru dari Dinas Pendidikan. Penghargaan lainya juga diberikan kepada Muarif dari KSR PMI Batang, Andri guru SMK Bhakti Praja Batang dan Sugiarto seorang pensiunan karyawan di Primatex karena telah 50 kali jadi DDS.
"Tak ketinggalan, pemerintah Kabupaten Batang juga memberikan penghargaan dan kenang-kenangan kepada DDS yang diketahui telah mendonorkan sebanyak 25 kali," ungkap Taufik.

Post a Comment Blogger

 
Top