1 Comment
Terapkan Transparasi Keuangan, SMK Baitussalam Bagikan Hasil Audit Laporan Keuangan Sekolah Kepada Orang Tua Murid
Orang tua murid tidak hanya menerima raport namun juga menerima hasil laporan keuangan sekolah
Kota Pekalongan
Pembagian raport bagi setiap sekolah adalah hal yang biasa setiap selesai Ujian Akhir Semester (UAS), namun kalau pembagian raport disertai laporan hasil audit laporan keuangan tahunan sekolah tampaknya bukan hal yang wajar. 
Karena selain tidak banyak sekolah yang berani melakukanya, tentu saja sangat riskan mengumbar hasil laporan kondisi keuangan yang biasanya untuk kebutuhan internal sekolah sendiri.
Namun begitulah faktanya, demi mengejar transparasi dan akuntabilitas pihak yayasan membuat terobosan berupa kebijakan membagikan hasil laporan keuangan agar niat baik sekolah untuk berproses menjadi sekolah yang kredibel dan terpercaya mengelola keuangan.
Langkah berani yang dilakukan SMK Baitussalam, Kota Pekalongan. bukan berarti tanpa resiko. hal tersebut sebelumnya sudah disadari oleh pengurus yayasan yang baru. 
"Kita justru ingin menampilkan wajah asli sekolah kita yang sebenarnya. Karena untuk mendidik siswa yang berani berbuat jujur harus dimulai dari para pendidik dan pengelola sekolah yang bisa dipercaya alias amanah," ucap Ani Pujiastuti, Kepala Sekolah SMK Baitussalam saat berkesempatan berbincang dengan media ini.
Ani menuturkan, sebagai sekolah satu-satunya yang dipercaya bekerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan (BPK), pihaknya mulai membiasakan diri tertib dalam pelaporan keuangan dan tertib administrasi. Karena hal tersebut akan menjadi contoh nyata bagi siswa-siswi di sekolah, khusunya mereka yang di jurusan akuntasi.
Kendati pada tahun-tahun sebelumnya sempat terpuruk, Ani melanjutkan, tidak menjadikan semuanya harus berakhir. Diawalai restrukturisasi keuangan dan reorganisasi pengelola yayasan, sedikit demi sedikit semua membaik seiring tingkat kepercayaan publik dan beberapa lembaga yang menaruh simpati kepada SMK Baitussaalam untuk mendukung menjadi sekolah pertama yang menerapkan transparasi keuangan sekolah.
"Usaha keras kita berbuah manis, pada tanggal 17 Desember 2016 lalu, kami diundang oleh Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk penjajagan kerjasama dibidang pendidikan termasuk berkesempatan berpartisiapasi dalam acara pembacaan orasi ilmiah Profesor Mardiasmo, Wakil Menteri Keuangan RI," beber Ani.
Kami hanya minta doa dan dukungan agar semangat berbenah untuk menjadi sekolah yang amanah bisa terwujud. Semangat kejujuran akan menjadi modal awal kami dalam bersaing di dunia pendidikan Kota Pekalongan dan Indonesia harapanya.

Post a Comment Blogger

  1. Ya memang harus dilaporkan biar saling tahu hasil yang masuk dan keluarnya gan. Jadi transparan

    ReplyDelete

 
Top