0 Comment
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bambang Sudjatmiko menyampaikan, tim teknis pemerintah Kabupaten Pekalongan rencananya akan berkoordinasi dengan Kodim 0710/Pekalongan untuk menyingkirkan batu besar yang posisinya menempel di tebing bekas longsoran yang mengisolasi Desa Curugmuncar, Telogopakis dan Songgodadi.
Baca juga : Pemkab Pekalongan Tetapkan Tanggap Darurat Bencana
Menurut Bambang, batu besar tersebut harus disingkirkan dengan cara diledakan dengan dinamit. Sebab kalau tidak akan berbahaya.
"Batu besar tersebut bisa saja menggelinding dan membahayakan yang ada di bawah," kata Bambang, Selasa (20/12/16) di sela persiapan menuju lokasi bencana di Kecamatan Petungkriyono.
Bambang mengatakan, batu besar tersebut menghalangi jalur keprasan tebing yang akan dibangun jalan alternatif sebagai pengganti jalan Desa yang amblas terbawa longsoran.
Bambang menambahkan, bantuan logistik untuk Desa yang terisolir di Kecamatan Petungkriyono sudah dikirim masuk lokasi.
"Pemerintah telah menyiapkan anggaran tak terduga sebesar Rp 3,5 miliar untuk menangani bencana longsor di beberapa lokasi," ungkap Bambang.
Anggaran tersebut, kata Bambang akan digunakan seperlunya menagani fisik. 
Seperti diberitakan sebelumnya, dua Desa di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan terisolasi akibat  tebing setinggi 100 meter longsor yang sekaligus menghanyutkan jalan sepanjang 30 meter.
Akibatnya, ribuan jiwa warga Desa Curugmuncar dan Songgodadi terhenti aktifitas sehari-hari, karena akses jalan satu-satunya yang bisa dilalui dengan kendaraan lenyap terbawa matrial longsoran.

Post a Comment Blogger

 
Top